Memperingati Hari Lingkungan Hidup 2025, Plt DLH Purwakarta Kosasih, S.T. akan menerapkan Sanitary Landfill di TPA Purwakarta

LiputanBerita62.com, Purwakarta – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Purwakarta menggelar apel yang berlangsung di halaman Maya Datar, pada kamis (5/6/2025).

Apel peringatan Hari Lingkungan Hidup yang di pimpin langsung oleh Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin dengan tema
‘Land Restoration, Desertification and Drought Resilience’ ini diikuti oleh berbagai unsur lembaga dan masyarakat, diantaranya adalah jajaran pemerintah daerah, akademisi, aktivis lingkungan, pelaku usaha, asosiasi profesi serta masyarakat.

Dalam sambutannya Bang Ijo menyampaikan bahwa Hari Lingkungan Hidup Sedunia ditetapkan oleh Majelis Umum PBB sejak Konferensi Stockholm pada tanggal 5-6 Juni 1972. Peringatan ini menjadi pengingat global bahwa isu lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang memerlukan keterlibatan lintas sektor—pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat.

Lebih lanjut, wabup abang ijo menjelaskan
“Tahun 2025 ini Indonesia merespons tema tersebut dengan mengangkat semangat Suntikan Polusi Plastik sebagai seruan Aksi Nasional untuk mengakhiri polusi plastik dan mempercepat pencapaian target pengelolaan sampah nasional,” ujar Wakil Bupati Abang Ijo Hapidin.
“Pembangunan lingkungan di Purwakarta tidak hanya berjalan, tetapi sudah mulai melembaga dan menunjukkan hasil nyata. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita semua,” tambahnya.

Sementara itu plt Kepala Dinas DLH Purwakarta Kosasih. S.T sehari sebelumnya mengatakan, “seluruh program tahun ini sejalan dengan tema global Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, yaitu “Land Restoration, Desertification and Drought Resilience.” Ujarnya

“Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purwakarta akan mengaktifkan kembali Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) yang selama ini tidak beroperasi” lanjutnya ketika di tanyakan, Rabu 4/6/2025.

Kosasih mengatakan pengaktifan kembali TPS3R merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang di sampaikan Mentri LHK ketika mengadakan kunjungan kerjanya ke SMPN 1 Purwakarta Senin 3/6/2025 untuk melihat langsung inovasi pengelolaan sampah yang telah berhasil diterapkan oleh sekolah tersebut.

“Arahan dari Pak Menteri Lingkungan Hidup sangat jelas, TPS3R harus difungsikan kembali. Kami sudah mulai proses reaktivasi,” ujarnya

Menurut Kosasih, revitalisasi TPS3R juga dibarengi dengan peningkatan kapasitas pengolahan sampah harian dari sebelumnya 20 ton menjadi 50 ton per hari. Langkah ini diambil untuk mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikolotok.

“Kondisi kapasitas TPA Cikolotok saat ini mulai kritis. Dari total daya tampung yang tersedia, hanya tersisa sekitar 40 persen
Jika tidak diantisipasi sejak dini hal tersebut berisiko menimbulkan krisis lingkungan akibat kelebihan muatan sampah di TPA”

Lebih lanjut Kosasih menyampaikan, DLH Purwakarta juga akan menerapkan sistem sanitary landfill di TPA, Sistem ini dinilai lebih ramah lingkungan karena proses penimbunan sampah dilakukan secara sistematis, dipadatkan, dan dilapisi tanah untuk mencegah pencemaran.

“sistem sanitari landfill tersebut sebenarnya sudah menjadi standar Nasional dan akan mulai diterapkan di Purwakarta dalam waktu dekat, dengan sistem tersebut nantinya dapat meminimalisasi bau, limbah lindi, dan dampak negatif lainnya terhadap lingkungan sekitarnya” jelasnya.

Ia menegaskan pentingnya kerjasama, kolaborasi dan kesadaran dari semua pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Semua pihak harus terlibat dalam menjaga lingkungan ini, bukan tugas dari satu instansi saja, melainkan tanggung jawab bersama,” pungkasnya. (*)

Pewarta:Hans

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *