Jalan Sedong-Karangwuni Amblas, Warga Bangun Tanggul Sementara

Berita, Cirebon313 Dilihat

CIREBON, liputan62berita.com – Sedong. Jalan Nagrak sebagai akses penghubung Desa Sedong Kidul dan Desa Karangwuni, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon amblas dan longsor.

Amblasnya ruas jalan itu membuat warga pengguna jalan merasa tidak nyaman saat melintas . Mereka harus melewati akses jalan amblas dan rawan terjadinya amblas susulan.

Warga Desa Karangwuni, mengatakan, longsor di wilayah tersebut kerap terjadi jika musim hujan tiba. Terlebih jika intensitas hujan tinggi.

Diakui Warga, amblasnya jalan ini relatif lebih parah dibanding kedalaman amblasan yang terjadi kali ini hingga mencapai 1 meter.

“Karena curah hujan tinggi. Tanahnya labil, jadi amblas dan longsor. Ini sudah terjadi hampir setiap tahun,” ungkap warga sekitar, Minggu (26/1/2024).

Ia menjelaskan, amblasnya tanah di Jalan Nagrak sudah terjadi sejak sekitar sebulan lalu. Kendati tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun sempat membuat warga kesulitan melintas.

“Akses untuk warga yang akan lewat itu susah. Kasihan kalau ada warga yang mau periksa kesehatan atau urusan mendesak lainnya lewat jalan itu,” kata warga sekitar.

Dirasa cukup lama amblas, sambung Warga sekitar, warga sekitar lokasi berinisiatif membangun tanggul darurat. Sehingga pejalan kaki dan kendaraan roda dua bisa melintas.

“Alhamdulillah sudah dibangun hari ini tanggul darurat oleh warga. Setidaknya kendaraan roda dua bisa Meski demikian, pihaknya berharap Pemkab Cirebon segera menangani persoalan tersebut. Dikhawatirkan masih ada titik lain di kawasan tersebut yang juga rawan longsor maupun tanah amblas,” harap Masyarakat setempat. (Rio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *