Putra Tokoh Lebak Adam Surya Muhammad Khadafi Klarifikasi Isu Korupsi MBG: Jangan Sebar Hoaks!

Banten, Berita, Nasional244 Dilihat

Lebak, Banten —LiputanBerita62.com
Salah satu putra tokoh Kabupaten Lebak, Adam Surya Muhammad Khadafi atau yang akrab disapa Dambuy, angkat bicara terkait munculnya pemberitaan di sejumlah media online mengenai dugaan adanya indikasi korupsi dalam pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Warunggunung.

Isu tersebut mencuat setelah adanya pemberitaan yang menyebut adanya ketidaksesuaian antara jumlah hari kegiatan belajar dengan alokasi anggaran program, yang disebut-sebut berpotensi menimbulkan kerugian negara.

“Seharusnya narasumber dalam berita tersebut, saudara Eli, memahami dulu kondisi sebenarnya. Meskipun sudah dianggarkan untuk enam hari, tidak semua SPPG menerima dana sebesar itu. Besarnya anggaran tergantung dari proposal yang diajukan masing-masing SPPG, termasuk yang disebut dalam pemberitaan tersebut. Jadi saya tegaskan, ini adalah hoaks. Dan setahu saya, ketentuan enam hari baru akan berlaku minggu ini,” tegas Adam, Kamis (23/10/2025).

Adam menambahkan, lokasi SPPG yang dijadikan contoh dalam pemberitaan itu justru berada di tanah milik keluarganya, sehingga dirinya mengetahui secara langsung aktivitas di lapangan.

“Saya tahu persis kegiatan sehari-hari di sana,” ujarnya.

Ia juga mengklarifikasi terkait rincian anggaran yang disebutkan dalam berita sebelumnya.

“Dalam pemberitaan disebutkan Rp15.000 per siswa per hari, terdiri dari Rp10.000 untuk makanan, Rp2.000 operasional, dan Rp3.000 upah pekerja. Padahal aturan sebenarnya adalah Rp10.000 untuk bahan pokok, Rp2.000 untuk sewa tempat dan peralatan, serta Rp3.000 untuk biaya operasional dan insentif relawan di SPPG,” jelas Adam.
“Maka dari itu, setiap informasi yang disampaikan ke publik harus akurat agar tidak menimbulkan tafsir dan opini liar.”

Meski demikian, Adam menilai Program MBG adalah langkah positif pemerintah yang perlu terus dijalankan dan diawasi bersama.

“Program ini sangat luar biasa. Selain membantu siswa mendapatkan makanan bergizi gratis, program ini juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jadi, mari kita dukung,” paparnya.

Sebagai penutup, Adam mengajak semua pihak untuk memberikan masukan konstruktif demi penyempurnaan pelaksanaan program di masa mendatang.

“Program ini masih baru, tentu masih ada kekurangan yang harus diperbaiki. Untuk SPPG khususnya di Kabupaten Lebak, tetap semangat dan tingkatkan pelayanan terbaik,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *