Komunitas Salam Setetes Darah Bantu Anak Talasemia Lebak Penuhi Kebutuhan Transfusi

Banten, Berita, Nasional193 Dilihat

LEBAKLiputanberita62com . Anak-anak talasemia di Lebak tidak hanya butuh obat, mereka butuh darah—setetes demi setetes, nyawa demi nyawa. Komunitas SALAM SETETES DARAH (KSSD) hadir, membuktikan bahwa kepedulian masyarakat bisa menjadi penopang hidup bagi yang paling rentan.

Melalui aksi donor rutin, KSSD memastikan anak-anak penyintas talasemia mendapatkan transfusi darah tepat waktu, menyelamatkan mereka dari ancaman kematian yang menghantui setiap hari. Kegiatan ini berlangsung di Palang Merah Indonesia (UTD-PMI) Kabupaten Lebak, Banten, pada Sabtu, 24 Januari 2026.

“Saat saya tahu darah saya bisa menyelamatkan satu nyawa, hati ini rasanya hangat. Satu kantong darah bukan sekadar tetes, tapi harapan bagi anak-anak yang bergantung padanya,” kata Adit, salah satu anggota KSSD yang menyumbangkan darahnya.

Menurut Bunda Maya, Ketua KSSD Kabupaten Lebak,

“Bagi kami di KSSD, setiap tetes darah bukan hanya soal menyelamatkan nyawa, tapi juga menyemai harapan. Melihat anak-anak talasemia tersenyum, bisa bermain, dan tetap menatap masa depan dengan penuh semangat, itu adalah alasan kami terus bergerak. Kami ingin membuktikan bahwa kepedulian masyarakat bisa menembus segala keterbatasan, bahwa satu tindakan kecil—satu kantong darah—dapat mengubah hidup seseorang. Tidak ada yang lebih berharga bagi kami selain melihat keluarga yang awalnya cemas dan putus asa, akhirnya bisa bernapas lega, berkat solidaritas yang nyata.”

KSSD juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari individu, komunitas, organisasi, hingga institusi, untuk hadir dan membantu menyelamatkan anak-anak talasemia di Lebak. Kehadiran setiap pendonor, sukarelawan, dan pihak yang peduli akan menjadi penopang nyata bagi keberlangsungan hidup mereka.

Di Lebak, keterbatasan stok darah menjadi kenyataan pahit bagi orang tua pasien. Banyak yang harus berjuang keras mencari pendonor demi satu transfusi. KSSD hadir sebagai jawaban—bukan sekadar aksi sosial, tapi gerakan solidaritas yang nyata dan menyentuh hati.

“Setiap tetes darah yang kita donorkan adalah napas bagi mereka,” tegas relawan KSSD. Para orang tua anak talasemia pun meneteskan air mata haru, berterima kasih atas kepedulian yang terus mengalir.

KSSD berharap gerakan ini memicu kesadaran masyarakat luas: satu kantong darah bisa menyelamatkan hidup, satu tindakan bisa mengubah masa depan. Di Lebak, setetes darah kini menjelma menjadi denyut harapan.

Setetes darah hari ini, senyum anak esok hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *