Siantar Sumut,Liputanberita62.com – Aksi pelemparan batu yang diduga dilakukan oleh oknum siswa “jahil” SMP Negeri 8 Pematangsiantar meresahkan warga di kawasan Jalan Pane, tepatnya di sekitar Komplek SMA Negeri 3. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Rabu siang, 22 April 2026 dalam rentang waktu pukul 11.37 hingga 12.14 WIB.
Menurut keterangan warga, batu dilempar dari balik tembok area SMPN 8 yang berada di lokasi eks gedung bioskop. Lemparan tersebut beberapa kali mengenai atap seng rumah milik warga berinisial FMS serta warung milik FS yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Sejumlah saksi, termasuk guru dan pegawai dari SMA Negeri 3 serta warga sekitar, mengaku melihat langsung aksi pelemparan tersebut. Peristiwa itu terjadi berulang kali dan menimbulkan kekhawatiran serta ketidaknyamanan bagi warga setempat.
“Sudah dilaporkan ke guru piket, tapi masih terjadi lagi setelahnya,” ujar salah satu warga di lokasi.
Pemilik warung, FS, menyebutkan bahwa dirinya langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak sekolah SMPN 8 agar segera diberikan imbauan kepada siswa yang diduga terlibat. Namun, setelah laporan disampaikan, aksi pelemparan masih kembali terjadi dan kembali mengenai atap seng bangunan.
Kondisi ini dinilai mengganggu ketertiban dan keamanan lingkungan (kamtibmas). Warga berharap pihak sekolah dapat bertindak tegas dengan memberikan pembinaan, pengawasan, serta sanksi kepada oknum siswa yang terlibat, guna mencegah kejadian serupa terulang.
Selain itu, masyarakat juga meminta adanya koordinasi antara pihak sekolah dan lingkungan sekitar untuk menjaga suasana kondusif, terutama pada jam kegiatan belajar mengajar.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan warga serta pentingnya pengawasan terhadap aktivitas siswa di lingkungan sekolah.(Susanti MS/Ibrahim Saragih)

































