LiputanBerita62.com Jumat, 24 April 2026
LEBAK — Kunjungan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) yang dirangkaikan dengan silaturahmi keluarga besar Sapujagat ke Koperasi Produsen Bumi Kiara Mineral Sejahtera berlangsung hangat, penuh kekeluargaan, serta sarat semangat kebersamaan.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mempererat sinergi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha lokal guna mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis koperasi yang berkelanjutan dan inklusif.
Berdasarkan dokumentasi di lapangan, rombongan DJKN bersama keluarga besar Sapujagat melakukan dialog langsung dengan jajaran pengurus koperasi dalam suasana santai dan terbuka. Pertemuan yang berlangsung sederhana tersebut justru mencerminkan kedekatan tanpa sekat, sekaligus memperkuat rasa saling percaya antar pihak.
Sejumlah isu strategis turut menjadi pembahasan, mulai dari pengelolaan aset negara, penguatan kelembagaan koperasi, hingga optimalisasi potensi sumber daya lokal agar mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Momen kebersamaan juga tergambar dalam sesi foto bersama yang menunjukkan kekompakan dan solidaritas seluruh peserta. Dengan latar simbol keluarga besar Sapujagat, para peserta tampak penuh semangat, mengangkat tangan sebagai gestur optimisme dan komitmen untuk terus bergerak maju secara kolektif.
Ketua Koperasi Produsen Bumi Kiara Mineral Sejahtera, Aji Gunawan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sekaligus harapan besar terhadap keberlanjutan sinergi yang telah terbangun.
“Kami menyambut baik kehadiran DJKN dan keluarga besar Sapujagat. Ini merupakan langkah awal yang sangat positif dalam memperkuat koperasi sebagai wadah ekonomi masyarakat. Kami berharap ke depan ada pendampingan berkelanjutan sehingga koperasi ini mampu menjadi tulang punggung kesejahteraan warga,” ujar Aji Gunawan.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga semangat kebersamaan yang telah terbangun agar dapat ditindaklanjuti melalui program-program konkret.
“Dengan kebersamaan, kami optimistis dapat berkembang lebih kuat. Koperasi ini bukan hanya milik pengurus, melainkan milik seluruh masyarakat,” tambahnya.
Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas elemen mampu menghadirkan harapan baru dalam pembangunan ekonomi kerakyatan. Melalui komunikasi terbuka dan semangat gotong royong, koperasi diyakini dapat tumbuh lebih mandiri, kuat, dan berdaya saing.
Momentum ini diharapkan menjadi titik awal yang lebih kokoh dalam membangun sistem ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada masyarakat.
Semoga menjadi awal yang lebih baik. Aamiin… Aamiin… Aamiin.


































