SORONG- Liputanberita62.com. Ikatan mahasiswa Sorong Selatan Se- kota Sorong (IMASOS) Gelar Musyawarah Besar Mubes ke-I berlangsung di gedung kantor Distrik Sorong Timur km 12 kota Sorong Papua Barat Daya, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan ini mengusung Tema” “Membangun Fondasi Organisasi, Menyatukan Aspirasi, dan Menguatkan Persaudaraan” dengan Subtema “Melalui MUBES I, kita membangun fondasi organisasi yang solid, demokratis, berintegritas, dan menjadi wadah pengembangan potensi mahasiswa Sorong Selatan se-Kota Sorong.”
Dalam kegiatan pembukaan musyawarah besar (mubes) ke-I IMASOS turut dihadiri oleh perwakilan senior IMASOS, para mahasiswa IMASOS, perwakilan organisasi Cipayung di kota Sorong, serta tamu undangan lainnya.
Perwakilan senior IMASOS dan juga seorang Figur organisasi dan politik muda kabupaten Sorong Selatan Papua Barat Daya, Hermanus Sagisolo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa, Musyawarah Besar (Mubes) dinilai bukan sekadar forum pertemuan biasa, melainkan sebuah laboratorium penting bagi anak-anak muda dan mahasiswa.
Ajang ini menjadi wadah strategis dalam proses pembentukan identitas diri, pengenalan potensi, serta penentuan arah langkah ke depan bagi para generasi muda.

Hermanus mengatakan, seiring dengan dinamika organisasi yang melibatkan berbagai mahasiswa dari berbagai daerah, mulai dari IMASOS tingkat kabupaten hingga cakupan wilayah yang lebih luas seperti Sorong.
Katanya, Sebelumnya, ruang perhatian dan koordinasi organisasi kerap hanya terfokus pada satu wilayah tertentu, yakni Kota Sorong. Namun, seiring dengan kebutuhan untuk merangkul seluruh mahasiswa di masing-masing kota studi, tercetuslah gagasan untuk memperluas cakupan organisasi agar lebih inklusif.
Payung utama organisasi seperti ikatan mahasiswa Sorong Selatan bersama kepengurusan pusat kini dirancang untuk menaungi seluruh mahasiswa baik yang berada di tingkat kabupaten, Manokwari, maupun berbagai kota studi lainnya di seluruh Indonesia.
“Tujuannya pemecahan ini agar mengakomodasi semua kepentingan mahasiswa di daerah, kemudian bisa terdata dari sisi tempat tinggal, studi akhir, hingga kelayakan bagi mahasiswa di wilayah kota studi masing-masing,” ungkap.
Melalui pembenahan ini, pendataan terkait domisili, status akademik, serta kesejahteraan mahasiswa di perantauan diharapkan dapat dikelola dengan jauh lebih baik dan terstruktur.
Ia menegaskan, dinamika internal serta proses suksesi kepemimpinan yang kerap diwarnai perdebatan khas organisasi mahasiswa, senior memandang hal tersebut sebagai sebuah kewajaran. Dinamika yang terjadi merupakan bagian dari proses pencarian jati diri dalam organisasi.
Sebagai senior, perjalanan waktu menuntut mereka untuk menyelesaikan masa studi, keluar dari zona perkuliahan, dan memberikan ruang seluas-luasnya bagi adik-adik tingkat untuk berproses.

“Bukan karena apa-apa, tapi karena mungkin kesibukan kerja dan lain-lain, sehingga kita meninggalkan tempat ini. Tentunya bukan meninggalkan lalu adik-adik tidak mendapatkan perhatian, melainkan kami keluar untuk mendapatkan kapasitas, dan kami akan memberikan perhatian kembali kepada adik-adik yang berproses di rumah ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, para senior berharap agar tempat atau sekretariat bersama ini tidak sekadar menjadi tempat berkumpul untuk diskusi lepas semata.
Lebih dari itu, tempat ini diharapkan mampu merangkai ide dan gagasan cemerlang yang dapat diimplementasikan nyata bagi masyarakat luas, terkhusus bagi kemajuan Kabupaten Sorong Selatan.
Sementara itu, Ketua panitia Kores Sorry, menyampaikan bahwa musyawarah ini dipandang sebagai forum tertinggi dalam pengambilan keputusan organisasi yang dijalankan dengan prinsip demokrasi, bersamaan, keterbukaan, dan tanggung jawab.
Melalui musyawarah ini, seluruh anggota memiliki kesempatan emas untuk menyampaikan pendapat, mengevaluasi perjalanan organisasi, serta merumuskan arah dan kebijakan organisasi ke depan.
Ia menegaskan bahwa Mubes ke-I akan dijadwalkan sesuai sidang pembahasan tata tertib, pembahasan agenda musyawarah, hingga penyampaian keputusan sesuai mekanisme organisasi.
Melalui musyawarah ini, diharapkan seluruh mahasiswa-mahasiswi Sorong Selatan dapat terus bersatu dan memperkuat eksistensi organisasi ke depannya di kota Sorong Papua Barat Daya.
Dalam kegiatan pembukaan (mubes) ke-I IMASOS turut dihadiri oleh perwakilan senior IMASOS, ketua umum Binasket Suku Tehit kabupaten Sorong Selatan, para mahasiswa IMASOS kota studi di kota Sorong, pengurus IMASOS, perwakilan organisasi Cipayung di kota Sorong, serta tamu undangan lainnya.
*Penulis Eskop Wisabla.















