Kedatangan PYR FAM Disambut Meriah Warga desa Malola Di Kediaman Liow Assa

Minsel, Politik174 Dilihat

LiputanBerita62.com – MINSEL. Pasangan Duet pencalonan bupati dan wakil bupati Kabupaten Minahasa selatan (Minsel) Periode 2024-2029, Pendeta Petra Yani Rembang (PYR) dan Frede Aries Massie (FAM) pada hari Selasa, 03 September 2024 sekira pukul 19:00 berkunjung ke desa Malola, Kecamatan Kumelembuai, Kabupaten Minahasa Selatan.

Dalam kunjungan mereka melakukan silahturahmi terhadap warga desa Malola terlebih khusus malam itu titik kumpul di kediaman rumah keluarga besar Liow-Assa.

Malam itu rumah kediaman pak Noldie Liow selain menjadi perhatian juga kehadiran masyarakat yang ingin langsung bertatap muka dengan kehadiran calon bupati dan Wakil bupati Minsel yang notabene keduanya adalah sosok yang rendah hati dan rohaniawan terlebih mempunyai jiwa sosial yang sangat tinggi terhadap masyarakat Minsel.

Sosok PYR dilatar belakangi dari seorang Rohaniawan atau seorang Pendeta dan masih aktif sebagai wakil bupati Minsel, sehingga dalam tata kelolah Kepemerintahan birokrasi dan non birokrasi serta pengambilan kebijakan dalam aturan yang berlaku sangatlah dikuasai.

Sementara itu sosok FAM mempunyai sikap yang tegas dibarenggi dengan jiwa pengusaha sehingga setiap mengambil keputusan tidak akan pernah meleset, sehingga sosok yang satu ini ketika mengambil komitment untuk membantu, membangun, memberdayakan serta mensejahterakan masyarakat tepat pada waktunya dan tepat sasaran.

Kesempatan malam itu, warga termasuk simpatisan yang hadir minta kesediaan waktu FAM menyampaikan sepata dua kata.

Dalam sambutannya, FAM menceritakan bahwa orang tuanya memberikan nama pada dirinya ada artinya, frede Aries artinya Tuhan memberkati.

“Nama Keluarga saya Massie Lolowang, istri saya bernama Marini Juliet Lolowang berasal dari Sonder, sedangkan orang tua lelaki saya dari Langoan, dia seorang Brimob, juga pernah menjadi paspampres 15 tahun bersama presiden soekarno, ketika ayah saya pensiun kita menetap di Tompaso Baru dan saat itu saya baru masuk Sekolah Dasar hingga SMP pada tahun 1985, kemudian SMA saya pindah sekolah di Manado. Untuk orang tua ibu saya berasal dari Tompaso baru tepatnya di desa Pinaesaan. Dan tete saya pernah menjabat hukum tua ke tiga di desa Pinaesaan,” jelas Massie Calon Wakil Bupati periode 2024-2029.

FAM menceritakan nama-nama anaknya dan kesuksesan yang dicapai oleh ke 4 anak nya.

Anak yang pertama bernama Roland Massie, bekerja di Freeport dibagian medis kesehatan

Anak yang kedua bernama Frelya Poula Massie SH. MH, bekerja menjadi Manager di salah satu perushaan di Jakarta

Anak yang ketiga bernama Letda Infantri Alfredo Mariando Massie, saat ini bertugas di batalyon Raider 1 Jambi, Palembang

Anak yang ke 4 bernama Reigen Efrata Massie, saat ini masih sekolah di bangku 3 SMA.

Menyinggung dirinya terjun menjadi seorang politik, bahwa menurutnya politik sangat luar biasa berat tantanggannya dan Kalau tidak kuat maka akan jatuh.

“Ketika kita terjun di dunia politik maka kita harus ada kasih, mental juang yang tinggi, maka jika tidak kuat akan kalah,” tegas FAM.

FAM berharap agar kita bergandengan tanggan dan membangun solidaritas untuk mensukseskan Pemilukada 2024.

“Sebagaimana kita berjuang bersama-sama membawah Minsel maju, makmur bersama dapat terwujud,” tutup FAM.(*chris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *