Pemuda asal Rangkasbitung sukses mengembangkan Bisnis kopi dengan merek Kopi Cap Leuit Baduy

Lebak –LiputaBerita62com.Kopi merupakan salah satu komoditas dunia yang dibudidayakan di lebih dari 50 negara. Secara umum, ada dua varietas pohon kopi yang dikenal, yaitu Kopi Robusta (Coffea canephora) dan Kopi Arabika (Coffea arabica).

Dalam mengembangkan usaha kopi ini Aris perlu melibatkan berbagai aspek seperti menciptakan konsep menarik, menjaga kualitas produk, menyediakan suasana yang nyaman, serta memanfaatkan media sosial dan strategi pemasaran yang efektif.

Salah satu kopi yang berhasil dikembangkan di Wilayah Kabupaten Lebak Ialah Kopi Cap Leuit Baduy. Kopi yang telah dikembangkan sejak tahun 2017 oleh seorang pengusaha muda bernama Aris Riswanto tersebut kini telah jadi pilihan utama warga lebak.

Berangkat dari keprihatinan atas terbatasnya akses petani kopi di Berbagai Wilayah di kab lebak hususnya Baduy Luar ke pasar yang adil. Sehingga muncul ide membangun jaringan produksi untuk mengembangkan brand hingga membuka jalur distribusi yang jujur dan lestari Oleh pria yg sering di sapa Aris ini.

” Kopi Cap Leuit Baduy diolah secara semi washed dengan teknik tradisional. Proses sangrai dilakukan dalam jumlah terbatas untuk menjaga kesegaran dan kualitas rasa “

Nama “Cap Leuit” berasal dari kata leuit, yaitu lumbung padi tradisional masyarakat Adat di berbagai wilayah Lebak khususnya baduy yang menjadi simbol ketahanan pangan, keberkahan, dan kelestarian budaya. Dalam kehidupan sehari-hari, leuit bukan sekadar tempat menyimpan padi, tetapi lambang filosofi hidup menabung, bersabar, dan hidup cukup, sedangkan Baduy adalah nama daerah yg menjadi Ikon Kab Lebak

Melalui nama ini, Kopi Cap Leuit Baduy ingin membawa filosofi lokal itu ke dalam secangkir kopi bahwa ada nilai kesabaran, keberlanjutan, dan penghormatan terhadap alam dalam setiap tegukan

Kopi Cap Leuit Baduy memiliki 2 varian rasa, kopi hitam murni dan kopi yang sudah dicampur gula aren
Kopi Cap Leuit Baduy tersedia dalam kemasan 200 gr, dan saset 6 gr.

Kopi Cap Leuit Baduy kini telah tersebar di berbagai wilayah di kab lebak dan Pandeglang yaitu di daerah Rangkasbitung, pasar gajrug, muncang, Citorek, Ciboleger , pasar malingping,Binuangeun, bayah hingga cikotok
Dan untuk wilayah Pandeglang di daerah pasar bojong, pasar picung, munjul, cikeusik hingga pasar cibaliung dan daerah lainya yg berada di kab lebak dan Pandeglang.

” Untuk masyarakat yang berminat menjalin kerja sama untuk pemasaran bisa langsung datang ke pabrik nya dan atau bisa kunjungi IG kopi_leuitbaduy bisa DM IG kopi_leuitbaduy “

Kopi Cap Leuit Baduy telah mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pegiat kopi, pelaku ekonomi kreatif, hingga pemerhati lingkungan dan budaya. Produk ini mulai merambah ke kafe-kafe lokal, pameran UMKM, hingga platform digital nasional.

Peluncuran Kopi Cap Leuit Baduy ini diharapkan dapat membuka mata pasar nasional dan internasional terhadap potensi besar kopi-kopi lokal Indonesia yang belum banyak terekspos, sekaligus menajdi jembatan anatara dunia modern dan kearifan masyarakat adat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *