Sholawat Lebih Sakti dari Jimat: Padepokan Guriang Kukuhkan Gemblengan Ijazah Kubro

Agama, Banten, Berita, Nasional503 Dilihat

LiputanBerita62.com PANDEGLANG, BANTEN – Dalam rangka memperingati bulan Maulid Nabi Muhammad SAW, Padepokan Guriang kembali menggelar Gemblengan Ijazah Kubro yang dihadiri ratusan jamaah. Acara sakral ini menjadi penegas bahwa sholawat bukan sekadar lantunan doa, melainkan kekuatan sejati umat Islam.

Mengusung tema menohok “Sholawat Lebih Sakti dari Jimat”, Padepokan Guriang menegaskan pentingnya kembali kepada dzikir dan doa, bukan bergantung pada benda ataupun kepercayaan semu.

Pimpinan Padepokan Guriang, Mang Ulle, menyampaikan pesan tajam penuh makna:

“Ingat, sehebat apapun jimat, sekuat apapun pusaka, semua itu hanyalah benda. Tidak bisa menyelamatkanmu di hadapan Allah. Hanya sholawat, dzikir, dan amal ibadah yang kelak akan jadi cahaya penolong di kubur dan di akhirat. Jangan tertipu oleh kekuatan semu, karena yang sejati hanyalah kalimat Allah dan cinta Rasulullah.”

Ia menambahkan, bulan Maulid harus menjadi momentum untuk memperbarui tekad iman.

“Jangan biarkan hati kita kosong. Hiasi dengan sholawat, perkuat dengan dzikir, dan jadikan ijazah guru sebagai jalan menuju keberkahan. Itulah bekal sejati yang lebih sakti dari dunia dan segala isinya,” tegasnya lantang, Kamis (18/9/2025).

Suasana khidmat kian terasa ketika jamaah larut dalam getaran ruhani. Ahmad, jamaah asal Serang, mengaku merinding mengikuti rangkaian acara:

“Saya sudah beberapa kali hadir di Padepokan Guriang, tapi malam ini berbeda. Getarannya luar biasa, benar-benar menyentuh hati. Seolah Allah sedang membangunkan hati yang lalai melalui sholawat ini,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Hal serupa dirasakan Siti Maryam, jamaah dari Pandeglang, yang menuturkan bahwa Gemblengan Ijazah Kubro memberinya kekuatan baru.

“Hidup penuh ujian, tapi di sini saya merasa lebih tenang. Seakan ada tameng yang membentengi. Saya percaya sholawat memang lebih sakti daripada apapun,” ujarnya penuh keyakinan.

Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan Maulid Nabi, dzikir bersama, doa kubro, hingga puncak ijazah hikmah. Tangis haru jamaah pecah seiring derasnya getaran spiritual yang mengguncang hati.

Melalui Gemblengan Ijazah Kubro, Padepokan Guriang kembali meneguhkan perannya sebagai benteng spiritual Banten, menghadirkan dakwah yang tajam, menghantam, sekaligus menyejukkan jiwa umat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *