Medan Sumut,Liputanberita62.com – Hal itu disampaikan usai pertemuan bersama PT Pertamina dan PT PLN di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sudirman, Minggu (30/11/2025)
“Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Pertamina menyampaikan bahwa stok BBM aman,” ujar Rico didampingi Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Asisten Ekbang Citra Effendi Capah, dan Kadis Kominfo Arrahmaan Pane.
Rico menjelaskan bahwa kapal pengangkut BBM sebenarnya telah bersandar di Pelabuhan Belawan, namun proses bongkar muat tertunda akibat cuaca ekstrem. Sementara itu, banjir di beberapa titik kota turut memperlambat suplai dari depot menuju SPBU.
“Kami meminta masyarakat tidak melakukan panic buying. Jika pembelian normal, penyaluran bisa merata,” tegasnya.
5 Gardu Induk Terendam, Medan Hadapi Pemadaman Bertahap
Selain persoalan BBM, Rico juga menyoroti pemadaman listrik yang terjadi di berbagai wilayah, khususnya Medan bagian utara. PLN melaporkan lima gardu induk terendam banjir, sehingga aliran listrik harus diputus sementara demi keselamatan warga.
“Pemulihan dilakukan bertahap seiring air mulai surut. Namun lokasi yang masih terendam tetap dipadamkan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” kata Rico.
Sales Manager Retail Medan PT Pertamina, Tito Riyanto, memastikan stok BBM di depot dalam kondisi aman. “Rata-rata stok BBM cukup untuk 10 sampai 11 hari ke depan. Tidak ada masalah pada ketersediaan, hanya distribusi yang terkendala,” jelasnya.
Ia kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membeli BBM secara berlebihan agar penyaluran berjalan merata. “Jika cuaca bersahabat dan distribusi normal, tidak akan terjadi kelangkaan,” tambah Tito.
(Ibrahim Saragih)





























