MINUT – Liputanberita62.com. Kabupaten Minahasa Utara kembali mencatatkan namanya di level internasional setelah terpilih sebagai penerima Youth Climate Action Fund (YCAF) 2026 yang digagas Bloomberg Philanthropies.
Penghargaan ini menempatkan daerah tersebut sejajar dengan ratusan kota dan kabupaten dari berbagai belahan dunia.
Dalam pengumuman resmi yang dirilis pada 29 April 2026, jumlah penerima program ini diperluas menjadi 300 daerah secara global.
Minahasa Utara menjadi salah satu yang lolos seleksi ketat, sekaligus mengamankan dukungan pendanaan sebesar USD 50.000 atau sekitar Rp800 juta.
Di tingkat nasional, hanya tiga daerah yang berhasil menembus daftar tersebut, yakni DKI Jakarta, Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Minahasa Utara.
Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, menilai capaian ini sebagai hasil dari arah kebijakan yang konsisten mendorong pembangunan berkelanjutan sekaligus memperluas jejaring internasional.
Ia menyebut penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan simbolik, melainkan peluang konkret untuk memperkuat aksi iklim berbasis komunitas.
“Ini adalah kepercayaan global yang harus dijawab dengan program nyata. Kami akan mengembangkan skema pendanaan lokal untuk mendukung inovasi lingkungan yang digagas generasi muda,” ujar Joune.
Dana hibah tersebut rencananya akan digunakan untuk membentuk program Local Youth Climate Action Fund.
Melalui inisiatif ini, pemerintah daerah akan menyalurkan pembiayaan mikro bagi proyek-proyek hijau yang diinisiasi anak muda, termasuk kompetisi inovasi di bidang lingkungan.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan iklim sekaligus mendorong pencapaian target pembangunan berkelanjutan atau SDGs.
Keberhasilan ini juga mempertegas posisi Joune Ganda sebagai kepala daerah yang mampu membawa Minahasa Utara menembus panggung global melalui pendekatan kolaboratif dan berorientasi masa depan.
Dengan menempatkan generasi muda sebagai aktor utama, kebijakan tersebut dinilai menjadi contoh praktik baik dalam pengelolaan isu iklim di tingkat lokal.(**)




































