Tareran-MINSEL|| Liputanberita62.com. Sebuah kendaraan truck trailer dilaporkan mengalami gangguan pada sistem rem angin hidrolik, yang mengakibatkan kemacetan panjang di ruas Jalan Trans Sulawesi, tepatnya pada jalur penghubung Desa Rumoong Atas Dua dan Desa Wuwuk, Kecamatan Tareran. Selasa (21/4)
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa dini hari sekitar pukul 02.00 WITA. Hingga saat ini, kendaraan yang mengalami kerusakan tersebut belum berhasil dievakuasi, sehingga arus lalu lintas di lokasi masih mengalami hambatan.
Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan dari kedua arah mengular cukup panjang. Posisi truck trailer yang melintang di badan jalan menjadi penyebab utama terganggunya arus transportasi di jalur tersebut.
Sopir truck trailer, Ronald, menjelaskan bahwa gangguan terjadi secara tiba-tiba saat kendaraan melintas di jalur tersebut.
“Awalnya kendaraan masih normal, tetapi tiba-tiba sistem rem tidak berfungsi dengan baik sehingga kendaraan sulit dikendalikan dan akhirnya berhenti di badan jalan,” ungkap Ronald.
Ia juga menambahkan bahwa kondisi muatan yang berat membuat kendaraan tidak dapat dipindahkan dengan mudah.
“Muatan cukup berat, jadi tidak bisa ditarik dengan kendaraan biasa. Kami masih menunggu bantuan alat berat untuk proses evakuasi,” tambahnya.
Pihak Kepolisian Sektor Tareran langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan. Kapolsek Tareran, Ipda Harto Tutu, menjelaskan bahwa anggota telah melakukan upaya pengaturan lalu lintas guna mengurai kemacetan.

“Anggota saat kejadian telah melakukan proses buka tutup jalur untuk mengurangi kepadatan kendaraan,” ujar Ipda Harto Tutu.
Lebih lanjut, pihak kepolisian juga tengah berkoordinasi dengan pemilik kendaraan guna mencari solusi terbaik agar truck trailer tersebut dapat segera dipindahkan dari badan jalan.
“Kami juga berkoordinasi dengan pemilik kendaraan untuk mencari solusi evakuasi, karena kendaraan tersebut tidak bisa ditarik menggunakan mobil biasa,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan masih berlangsung dan aparat kepolisian tetap bersiaga di lokasi untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta keamanan pengguna jalan.
Masyarakat yang hendak melintas di jalur tersebut diimbau untuk tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan.(**)




























