Simalungun Sumut,Liputanberita62.com — Semangat kebersamaan antara aparat kepolisian dan warga masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara. Polsek Bosar Maligas menggelar kegiatan Gotong Royong, Sambang, serta Bimbingan Penyuluhan (Binluh) tentang Bahaya Narkoba kepada masyarakat di Nagori Boluk, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, pada Jumat, 22 Mei 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam menjalankan fungsi kepolisian yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Kepolisian, serta Keputusan Kapolda Sumatera Utara Nomor Kep/50/I/2023 tentang Pengangkatan dan Penempatan Bhabinkamtibmas di Lingkungan Polda Sumut.
Saat dikonfirmasi pada Jumat, 22 Mei 2026, sekira pukul 11.45 WIB, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan cerminan nyata kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat.
“Ini adalah bentuk nyata Polri untuk masyarakat. Polres Simalungun terus berkomitmen untuk hadir, melayani, dan melindungi masyarakat dengan pendekatan yang humanis dan berintegritas,” ujar AKP Verry Purba.
Kapolsek Bosar Maligas IPTU Sonni G. Silalahi, S.H., yang memimpin langsung kegiatan tersebut menjelaskan bahwa sasaran utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat Nagori Boluk terhadap ancaman bahaya narkoba yang semakin meresahkan.
“Kami turun langsung ke tengah masyarakat. Melalui gotong royong dan sambang ini, kami ingin mempererat hubungan antara polisi dan warga sekaligus menyampaikan pesan tegas bahwa narkoba adalah musuh kita bersama,” ucap IPTU Sonni G. Silalahi.
Dalam pelaksanaannya, Kanit Binmas AIPTU James Simanjuntak bersama Bhabinkamtibmas AIPTU H. Sinaga berkoordinasi langsung dengan Pangulu Boluk, Ibu Erni Sikumbang, untuk menyampaikan himbauan kepada masyarakat tentang bahaya narkoba. Sinergi antara aparat kepolisian dan pemangku wilayah ini menjadi kunci efektivitas sosialisasi yang dilaksanakan secara langsung di tengah kegiatan gotong royong bersama warga.
Tidak hanya memberikan penyuluhan secara lisan, seluruh komponen yang hadir turut mengambil langkah simbolis namun bermakna. Camat Bosar Maligas, Ibu Rosmardia, bersama Kanit Binmas AIPTU James Simanjuntak, Bhabinkamtibmas, dan Pangulu Boluk secara bersama-sama memasang spanduk berisi pesan anti-narkoba di lokasi strategis yang dapat dibaca oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Spanduk ini bukan sekadar pajangan. Ini adalah motivasi, pengingat, dan pernyataan sikap kita bersama bahwa Nagori Boluk menolak narkoba,”ungkap AIPTU James Simanjuntak.
Masyarakat Nagori Boluk pun menyambut kegiatan ini dengan antusias. Dalam suasana kebersamaan yang tercipta melalui gotong royong, warga secara bulat menyatakan komitmen bersama untuk menghindari, menjauhi, dan memerangi narkoba dalam kehidupan sehari-hari. Komitmen kolektif ini menjadi modal sosial yang kuat dalam membangun lingkungan yang bersih dari pengaruh narkoba.
Pantauan di lapangan menunjukkan situasi kegiatan berlangsung dalam kondisi aman dan kondusif. Kehadiran tokoh masyarakat, aparat pemerintahan kecamatan, serta jajaran kepolisian secara bahu-membahu menciptakan suasana yang hangat dan penuh semangat kegotongroyongan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendekatan humanis Polri, yang tidak hanya hadir saat terjadi permasalahan tetapi juga aktif membangun kesadaran masyarakat dari akar rumput, merupakan strategi yang efektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Simalungun. Polsek Bosar Maligas menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus diintensifkan sebagai bagian dari program pembinaan masyarakat yang berkelanjutan.(Ibrahim Saragih)






























