Pandeglang, – LiputanBerita62.com Aktivis Pandeglang menolak keras rencana pengiriman sampah dari Tangerang Selatan (Tangsel) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkonol. “Kami tidak ingin lingkungan kita semakin tercemar dan usaha kami terganggu akibat sampah dari Tangsel,” kata Yanto, aktivis Pandeglang.6 Agustus 2025
Yanto menambahkan bahwa pengiriman sampah dari Tangsel dapat memperparah pencemaran lingkungan dan menimbulkan bau busuk yang tidak tertahankan. Aktivitas pembuangan sampah juga dapat menyebabkan gangguan serius terhadap usaha mikro di sekitar TPA. Selain itu, pembuatan kebijakan pengiriman sampah ini dinilai minim partisipasi publik.
Yanto bersama warga mengancam akan melakukan aksi demonstrasi besar-besaran jika pemerintah tetap melanjutkan kerja sama dengan Tangsel. Mereka juga akan memblokade akses jalan menuju TPA jika truk sampah dari Tangsel tetap diizinkan masuk.
“Kami minta agar perjanjian dengan Pemkot Tangsel dibatalkan karena dinilai mengabaikan aspek lingkungan dan hanya berorientasi pada pendapatan,” tegas Yanto, yang juga menilai bahwa kerja sama pengelolaan sampah antara Pemkot Tangsel dan Pemkab Pandeglang minim pengawasan dari DPRD Pandeglang.





























