Cirebon | Liputanberita62.com – Anak hilang di Saluran Irigas, Desa Panongan, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon ditemukan, Kamis, 29 Mei 2025.
Warga Dusun 1, RT001 RW001, Desa Panongan, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon ini dilaporkan hilang di Saluran Irigasi.
Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa sekitar pukul 12.00 WIB di bawahJembatan Gunung Singkil Desa Ciawijapura Kecamatan Susukanlebak Kabupaten Cirebon,Kamis (29/5/2025).
Saat ditemukan, tubuh korban tersangkut dan penuh Luka korban berada di dasar air tepat di Dekat jembatan, cukup jauh dari lokasi awal saat dilaporkan hilang.
Kapolsek Sedong Polresta Cirebon, Iptu Usman, SH. mengatakan, korban ditemukan sekitar tiga kilometer dari titik awal dia dinyatakan hanyut.
“Ya Alhamdulillah, berkat kerja sama dari rekan-rekan semua, kolaborasi dari instansi terkait bersama pemerintah desa maupun semuanya yang terlibat termasuk masyarakat, pencarian hari kedua ini berhasil menemukan korban,” ujar Usman kepada Liputanberita62.com, Kamis (29/5/2025).
Iptu Usman, SH. menyebutkan, saat ditemukan tubuh korban tertelungkap dan penuh luka.
“Tubuh korban nyangkut di dasar air, di dekat jembatan Gunung Singkil Desa Ciawijapura,” sebutnya.
Sementara itu, Kuwu Panongan,Haerudin mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB, setelah sebelumnya dilaporkan hanyut sejak Senin sore pukul 14.00 WIB.
“Ditemukan kira-kira jam 12.00 WIB. Korban biasanya juga sering bermain bersama kedua Kakanya,” katanya.
Petugas gabungan membawa jenazah korban menggunakan kantong jenazah ke rumah sakit Gunung Jati untuk di lakukan otopsi .
Proses evakuasi jenazah korban ke rumah duka mengundang perhatian warga yang berdiri di pinggir jalan untuk melihat kedatangan korban.
Diberitakan sebelumnya, korban yang diketahui bernama Siti Aminah (3) warga Dusun 1, RT001 RW001, Desa Panongan, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon dilaporkan hilang saat bermain Air hujan bersama kedua Kakanya, di Desa Panongan, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, Senin (26/5/2025).
Kapolsek Sedong Iptu Usman, SH.mengatakan, proses pencarian alhamdulillah tidak ada kendala.
“Proses pencarian tidak ada kendala arus yang tidak deras dan kondisi air yang tidak begitu keruh. dan Kami terus berupaya menyisir area sungai dan Alhamdulillah berkat Kerjasama semua elemen TNI,POLRI,TIMSAR,TAGANA,RAPI, Unsur Perangkat Desa dan Masyarakat korban akhirnya ditemukan.” sebutnya.




































