Puluhan warga Putat – Panambangan Cirebon tengah asyik bermain layang layang di sekitaran area pesawahan. Foto : Rio Rahadin / Liputanberita62.com
CIREBON,Liputanberita62.com– Cuaca berangin yang melanda wilayah Ciayumajakuning dalam beberapa hari terakhir dimanfaatkan warga untuk bermain layangan. Berdasarkan pengamatan Stasiun Meteorologi Kertajati, kecepatan angin maksimum tercatat mencapai 46 km/jam, bertiup dari arah selatan.
Fenomena ini lazim terjadi saat musim kemarau, khususnya pada bulan Juli hingga Agustus. Angin kering yang bertiup dari arah Pegunungan Ciremai menuju dataran rendah membawa udara sejuk, terutama pada dini hari akibat minimnya tutupan awan pada malam hari.
Cuaca berangin tersebut menjadi berkah tersendiri bagi warga, terutama di Desa Putat Dan Panambangan, Kabupaten Cirebon. Puluhan orang dari berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa, memadati area pesawahan untuk menerbangkan layangan.
Fairil (13), salah seorang anak yang ditemui di lokasi, mengaku hampir setiap hari bermain layang-layang setiap sore Hari sepulang sekolah. “Anginnya kencang, jadi enak buat main layangan. Saya datang ke sini tiap sore,” ujarnya.Rabu (23/7/2025).
Tak hanya anak-anak, orang dewasa pun turut menikmati permainan tradisional ini. Agni (23), warga Putat, sengaja datang ke Sawah Dayeuh Panambanagan karena lokasi yang terbuka dan relatif aman. “Di sini area pesawahan yang lapang, tidak banyak pohon dan kabel, jadi cocok buat main layangan,” katanya.
Musim kemarau di wilayah ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan, dan masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bisa membahayakan, terutama di area terbuka atau dekat pepohonan rapuh.




























