CIREBON | Liputanberita62.com – Kisah pilu mencuat dari Kabupaten Cirebon. Seorang lansia bernama Tasmi, warga Desa Japurabakti, Kecamatan Astanajapura, diketahui hidup seorang diri dalam kondisi memprihatinkan. Rabu (17/9/2025).
Ia menempati rumah sederhana berdinding bilik yang berdempetan dengan kandang kambing, tanpa kepastian jaminan kesehatan, ekonomi, maupun administrasi kependudukan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Sophi Zulfia bersama Dandim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf Mukhammad Yusron, S.A.P., dan sejumlah dinas terkait turun langsung meninjau kediaman nenek Tasmi, Rabu (17/9/2025).
“Kami bersama Dandim dan dinas-dinas terkait datang langsung ke lokasi. Kondisi nenek Tasmi sangat memprihatinkan, beliau hidup sendiri dan rumahnya berdampingan dengan kandang kambing. Ini tidak bisa dibiarkan,” ungkap Sophi usai peninjauan.
Menurut Sophi, kasus Tasmi harus segera ditangani serius oleh Dinas Sosial Kabupaten Cirebon.
Ia menekankan agar Dinsos tidak hanya sebatas mendata, tetapi juga memberikan langkah nyata berupa bantuan kesehatan, kebutuhan sehari-hari, serta solusi tempat tinggal yang lebih layak.
“Dinsos harus segera mengambil tindakan cepat, tidak hanya sekadar datang lalu pergi. Kita ingin ada solusi jangka panjang agar nenek Tasmi tidak lagi hidup dalam kondisi seperti ini,” tegasnya.
Dandim 0620 Letkol Inf Mukhammad Yusron yang ikut hadir juga menyatakan kesiapannya untuk bersinergi membantu, baik melalui koordinasi lintas instansi maupun dukungan sosial.
Kisah nenek Tasmi menjadi sorotan publik setelah kondisi hidupnya yang memprihatinkan ramai diperbincangkan.
Kehadirannya di tengah keterbatasan menjadi pengingat bahwa masih banyak masyarakat kurang mampu yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.

































