LiputanBerita62.com LEBAK – Majelis Zikir Forum Warga Bersatu Banten (Forwatu Banten) terus meneguhkan langkah spiritual dengan melaksanakan rutinitas zikir yang kini telah memasuki 40 Jum’at berturut-turut. Kegiatan ini menjadi bukti nyata istiqomah dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memperkuat kebersamaan di dalam tubuh Forwatu Banten.
Suasana penuh khidmat terasa ketika lantunan tahlil, tahmid, tasbih, dan sholawat menggema, menggetarkan hati jamaah yang hadir. Zikir ini tidak hanya menjadi rutinitas, melainkan simbol cinta dan kerinduan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.
Ketua Majelis Zikir Forwatu Banten, Ki Jalu Pamungkas, menyampaikan komentar tajam penuh peringatan 18/09/2025

“40 Jum’at sudah kita lewati. Jangan pernah merasa aman dari godaan setan, sebab ia tak akan pernah berhenti menjerumuskan. Dunia hanya sementara, kubur adalah awal kehidupan yang sesungguhnya. Siapa yang lalai dari zikir, maka ia sedang menggali kuburnya sendiri dengan kelalaian. Semoga Majelis Zikir Forwatu Banten segera memiliki kendaraan khusus, agar langkah dakwah ini tidak terhenti, dan syiar Islam terus menggema hingga akhir zaman.”
Presidium Forwatu Banten, Arwan, juga memberikan pernyataan mengguncang hati:
“Ingatlah, hidup ini hanyalah persinggahan. Jabatan, harta, dan kehormatan dunia akan hancur ditelan tanah. Yang akan menyelamatkan hanyalah zikir, sholawat, dan amal shalih. Barang siapa yang lalai dari zikir, maka hatinya akan dikosongkan Allah dari cahaya iman. Forwatu Banten hadir bukan sekadar organisasi, tetapi benteng umat dari tipu daya setan.”
Forwatu Banten berkomitmen menjadikan zikir sebagai nafas perjuangan, agar setiap aktivitas, langkah, dan keputusan selalu dilandasi nilai-nilai spiritual serta keberkahan dari Allah SWT.




































