LAMONGAN ( Jawa Timur ) |Liputanberita62.com. Suasana khidmat menyelimuti Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Menongo, Lamongan, saat pelaksanaan Munaqosah Tahfidz Qur’an berlangsung pada Senin, 15 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX dengan tertib dan penuh semangat.
Munaqosah dibuka secara resmi oleh Kepala Madrasah, Suparno, S. Pd, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga hafalan dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Menghafal Al-Qur’an adalah amanah. Tapi yang lebih utama adalah menjaganya dan mengamalkannya. Semoga kegiatan ini menjadi wasilah lahirnya generasi Qur’ani yang berakhlak mulia,” ujar beliau.
Acara berlangsung dengan tertib mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. Para santri tampil satu per satu di hadapan dewan penguji untuk menyetorkan hafalan juz 1–30 sesuai target masing-masing.
Dewan penguji yang bertugas, yakni Ust. Mustain, S. Pd dan Ustzh. Rahmawati, S. Ag, menguji dengan sabar dan teliti, mulai dari makhraj huruf, tajwid, kelancaran, hingga adab membaca Al-Qur’an.

Salah satu peserta, Danisha dari kelas VIII, mengaku senang mengikuti munaqosah. “Awalnya gugup, tapi karena pengujinya baik dan suasana mendukung, jadi lebih lancar. Alhamdulillah bisa setor juz 3,” tuturnya.
Kepala Madrasah menambahkan, kegiatan ini tidak hanya untuk mengukur hafalan, tapi juga sebagai bentuk evaluasi pembinaan Tahfidz yang rutin dilakukan setiap hari sebelum KBM dimulai.
“Target kami, setiap lulusan MTs Muhammadiyah Menongo minimal hafal juz 1. Ke depan kami dorong agar ada yang khatam 30 juz,” imbuhnya.
Munaqosah ditutup dengan doa bersama dan pesan agar para santri terus memurojaah hafalan. Pihak madrasah berharap kegiatan serupa terus digelar secara berkala untuk mencetak generasi Qur’ani yang siap menghadapi tantangan zaman
Sunariyanto




































