Liputanberita62.com| Kota Cilegon, Banten – Sorak sorai kemenangan dan senyum penuh kebanggaan mewarnai gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Banten Tahun 2026 di Kota Cilegon. Di balik kilauan medali yang menggantung di dada para atlet muda, tersimpan kisah perjuangan panjang, latihan tanpa lelah, serta tekad kuat untuk mengharumkan nama daerah.
Momen berdiri di atas podium juara bukanlah sesuatu yang diraih dalam sekejap. Ada keringat yang jatuh setiap hari di lapangan latihan, ada rasa lelah yang harus ditaklukkan, dan ada mimpi besar yang terus diperjuangkan oleh para pelajar yang menjadi harapan masa depan Banten.
Salah satu prestasi membanggakan datang dari Cabang Olahraga Bola Basket Putra 3×3 Kontingen Kota Serang. Atlet muda berbakat, Davin Al Chusaery Syhab, berhasil mengantarkan timnya meraih Medali Perunggu pada ajang POPDA XII Banten Tahun 2026.
Persaingan pada cabang bola basket putra 3×3 berlangsung sengit dan penuh semangat sportivitas. Dalam pertandingan tersebut, Kabupaten Tangerang berhasil meraih Medali Emas, Kota Tangerang Selatan meraih Medali Perak, sedangkan Kota Serang sukses mengamankan Medali Perunggu setelah melewati serangkaian pertandingan yang penuh perjuangan dan kerja keras.
Prestasi yang diraih Davin bersama rekan-rekannya menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah mampu mengantarkan atlet pelajar menuju podium kehormatan. Medali perunggu yang diraih bukan sekadar penghargaan, melainkan simbol dari proses panjang yang ditempuh dengan penuh dedikasi dan pengorbanan.
Usai menerima medali, Davin mengaku bersyukur atas hasil yang berhasil diraih bersama timnya.
“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa mempersembahkan medali perunggu untuk Kota Serang. Hasil ini adalah buah dari kerja keras, latihan yang konsisten, serta dukungan dari orang tua, pelatih, sekolah, dan teman-teman satu tim. Meski belum berhasil meraih emas, kami bangga karena sudah memberikan yang terbaik untuk daerah yang kami cintai,” ujar Davin Al Chusaery Syhab.
Dengan mengenakan medali kebanggaan di dada, para atlet muda tampak memancarkan kebahagiaan sekaligus rasa syukur atas hasil yang mereka raih. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah mampu mengantarkan generasi muda menuju pencapaian terbaik.
POPDA XII Banten bukan sekadar ajang perebutan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang pembinaan karakter bagi para pelajar untuk belajar tentang sportivitas, kerja sama, disiplin, serta menghormati lawan dalam setiap pertandingan.
Semangat yang diusung dalam POPDA XII Banten, “Jiwa Baja Raih Juara”, tidak hanya menjadi slogan semata. Kalimat tersebut benar-benar tercermin dari perjuangan para atlet yang tampil penuh semangat demi membawa nama baik sekolah, daerah, dan keluarga mereka.
Sejumlah pelatih dan pendamping atlet mengaku bangga atas capaian yang diraih para peserta didik. Menurut mereka, medali yang diperoleh merupakan buah dari proses panjang yang dilalui dengan penuh kesungguhan.
“Anak-anak telah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Mereka berlatih dengan disiplin, menjaga semangat, dan berjuang hingga titik terakhir. Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras yang patut diapresiasi,” ujar salah seorang pelatih.
Di sisi lain, keberhasilan para atlet pelajar juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat. Prestasi yang diraih di tingkat provinsi diharapkan menjadi batu loncatan menuju kompetisi yang lebih tinggi, baik tingkat nasional maupun internasional.
Bagi Davin, medali perunggu yang diraihnya bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari perjuangan yang lebih besar di masa mendatang.
“Saat berdiri di podium, saya teringat proses latihan yang panjang, rasa lelah yang pernah kami rasakan, dan pengorbanan waktu yang kami jalani. Medali ini bukan hanya milik saya, tetapi milik seluruh tim, pelatih, orang tua, sekolah, dan masyarakat Kota Serang yang selalu memberikan dukungan. Terima kasih atas doa dan kepercayaannya,” ungkap Davin dengan penuh haru.
Ia juga berharap prestasi yang diraihnya dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus berani bermimpi dan berjuang meraih prestasi.
“Saya berharap prestasi ini bisa menjadi penyemangat bagi teman-teman pelajar lainnya agar tidak takut bermimpi besar. Dengan disiplin, kerja keras, dan doa, insya Allah apa yang kita cita-citakan bisa tercapai. Semoga ke depan saya dan tim bisa meraih hasil yang lebih baik lagi dan membawa Kota Serang meraih prestasi yang lebih tinggi,” tuturnya.
Ajang POPDA menjadi bukti bahwa Banten memiliki banyak talenta muda yang potensial. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, bukan tidak mungkin dari arena pelajar inilah akan lahir atlet-atlet masa depan yang mampu mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia.
Di tengah derasnya tantangan zaman, para atlet muda ini telah menunjukkan bahwa prestasi dapat diraih melalui kerja keras, disiplin, dan tekad yang kuat. Mereka tidak hanya membawa pulang medali, tetapi juga membawa harapan bagi daerah dan inspirasi bagi generasi muda lainnya.
LiputanBerita62.com Mencatat
Medali yang tergantung di dada para atlet hanyalah simbol. Nilai sesungguhnya terletak pada perjuangan yang mereka tempuh untuk meraihnya. Dari lapangan latihan yang sederhana hingga berdiri tegak di podium juara, mereka telah membuktikan bahwa mimpi besar hanya dapat diwujudkan oleh mereka yang berani berjuang.
Prestasi yang diraih Davin Al Chusaery Syhab bersama Tim Bola Basket Putra 3×3 Kota Serang menjadi bukti nyata bahwa semangat juang generasi muda Banten terus menyala. Meski belum berdiri di puncak podium, keberhasilan meraih Medali Perunggu di tengah persaingan ketat tingkat provinsi merupakan pencapaian yang patut diapresiasi dan dibanggakan.
Selamat kepada Davin Al Chusaery Syhab, tim Bola Basket Putra 3×3 Kota Serang, serta seluruh atlet pelajar yang telah mengharumkan nama daerah pada POPDA XII Banten Tahun 2026. Teruslah melangkah, teruslah berprestasi, karena masa depan olahraga Banten ada di pundak generasi muda hari ini.
“Jiwa Baja Raih Juara” bukan sekadar slogan, melainkan semangat yang hidup dalam setiap tetes keringat, setiap latihan, dan setiap perjuangan para atlet muda Banten menuju masa depan yang gemilang.
Edisi Selasa, 16 Juni 2026
Kaperwil Banten




































