Menyesuaikan Kondisi Ekonomi Saat ini, Terpaksa Pengguna BBM Pertamax Mulai Beralih ke BBM Pertalite

GRESIK- Liputanberita62.com. Perubahan kebiasaan pembelian bahan bakar minyak (BBM) terlihat jelas di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Gresik. Berdasarkan pantauan awak media hari ini, banyak pengendara yang sebelumnya rutin menggunakan Pertamax, kini mulai beralih memilih jenis BBM bersubsidi, yaitu Pertalite.

Perpindahan ini terlihat dari antrean kendaraan yang lebih panjang di jalur pengisian Pertalite, sementara jalur Pertamax terasa lebih lengang dibandingkan kondisi beberapa bulan lalu.

Sejumlah pengendara mengaku mengambil keputusan ini demi menyesuaikan dengan kondisi keuangan dan biaya operasional kendaraan sehari-hari.

“Saya pakai Pertamax sejak lama, tapi belakangan ini rasanya terasa lebih berat di kantong. Coba ganti ke Pertalite, untuk pemakaian harian masih terasa cukup dan lebih hemat,” ujar Arifin, pengendara roda dua warga Kecamatan Kebomas, saat ditemui di salah satu SPBU jalan raya Gresik-Surabaya.

Hal senada disampaikan Heru, pengemudi kendaraan niaga ringan. “Kebutuhan bahan bakar setiap hari cukup banyak. Selisih harganya lumayan terasa jika dihitung dalam sebulan. Selama mesin kendaraan masih bisa bekerja dengan baik, kami pilih yang lebih terjangkau harganya.”

Menurut keterangan petugas di lokasi, tren peralihan ini mulai terlihat meningkat secara bertahap dalam dua bulan terakhir. Meskipun demikian, stok kedua jenis BBM tersebut dipastikan tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Gresik.

“Stok Pertalite dan Pertamax aman sampai hari ini. Kami tetap melayani sesuai ketentuan yang berlaku, dan tidak ada pembatasan khusus selama pasokan lancar,” jelas salah satu petugas SPBU.

Masyarakat berharap harga BBM dapat tetap stabil dan terjangkau, mengingat kebutuhan ini menjadi salah satu komponen penting dalam menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas sehari-hari.

Banyak pengguna Pertamax di wilayah Gresik mulai beralih ke Pertalite demi menekan biaya pengeluaran. Pantauan awak media menunjukkan antrean di jalur Pertalite lebih padat, sementara jalur Pertamax terasa lebih lengang. Petugas memastikan stok kedua jenis BBM tetap aman dan cukup tersedia.

 (Iswanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *