SORONG – Liputanberita62.com. Rangkaian Musyawarah Besar (Mubes) Ke- I Himpunan Mahasiswa Papua Pegunungan kota Studi Sorong Papua Barat Daya yang berlangsung sengit dan penuh dedikasi selama dua setengah hari akhirnya resmi berakhir.
Kegiatan yang diselenggarakan sejak hari Jumat hingga Minggu pagi pukul 06.00 WIT di Kota Sorong tersebut sukses melahirkan struktur kepengurusan baru.
Dalam musyawarah melalui mekanisme voting ini, Elia Heluka,terpilih sebagai Ketua, didampingi oleh Sekretaris umum Alex karoba, bendahara umum Sende Gwijangge, Wakil ketua Elyakim Deal, Wakil bendahara Junior Taplo, wakil sekretaris Timiton Wenda, komisi kerohanian Maria Kosay, komisi pendidikan dan penalaran wawan Kogoya, dan struktur pengurus lainnya akan lengkapi sesuai mekanisme organisasi tersebut.
Perwakilan Badan pengurus terpilih masa Bakti 2026-2029 sektretaris umum Alex karoba, menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh mahasiswa dan mahasiswi asal Papua Pegunungan yang sedang menempuh studi di Kota Sorong.
Dedikasi serta kerja keras seluruh peserta musyawarah dinilai menjadi kunci utama suksesnya penyelenggaraan mubes hingga terbentuknya kepengurusan baru yang solid.
Kebersamaan dan semangat persatuan yang ditunjukkan selama proses persidangan menjadi modal awal yang sangat berharga bagi jalannya roda organisasi ke depan.
Alex karoba menyampaikan, pengurus terpilih saat ini tengah fokus melengkapi struktur komisi dan koordinator bidang bersama tim formatur.
Setelah seluruh komposisi pengurus rampung, kepengurusan baru akan mengikuti arahan penanggung jawab formatur untuk melaksanakan prosesi pelantikan secara resmi.
“Pelantikan ini menandai dimulainya masa bakti kepengurusan yang sah untuk menjalankan program-program kerja strategis. Sebagai bentuk komitmen legalitas dan profesionalisme organisasi, pengurus terpilih menegaskan rencana untuk mendaftarkan Himpunan Mahasiswa Papua Pegunungan secara resmi,” ujar Alex kepada wartawan usai terpilih melalui forum Mubes ke-I HMPP kota Sorong Studi Sorong Papua Barat Daya, Minggu (4/10/2026).
Lebih lanjut pihaknya mengatakan, Pendaftaran ini akan dilakukan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) baik di tingkat kota tempat studi Papua Barat Daya maupun di tingkat Provinsi Papua Pegunungan.
Langkah pendaftaran ganda di dua wilayah administratif ini diambil agar wadah mahasiswa memiliki payung hukum yang kuat serta diakui oleh pemerintah daerah secara komprehensif.
Ia menegaskan, Kehadiran wadah ini membawa harapan besar bagi masa depan mahasiswa Papua Pegunungan.
Pengurus berharap pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan pemerintah kota studi Sorong Papua Barat Daya dapat memberikan perhatian penuh terhadap kebutuhan mahasiswa.
“Dukungan yang diharapkan mencakup penyediaan serta perbaikan fasilitas asrama mahasiswa, sarana penunjang perkuliahan, hingga jaminan kesejahteraan para pelajar yang sedang menuntut ilmu di rantau,”, katanya.
Ketua terpilih HMPP Elia Heluka, menegaskan komitmennya untuk menjadikan wadah ini sebagai investasi jangka panjang. Himpunan ini dirancang untuk terus berdiri kokoh melintasi berbagai periode kepengurusan dan menjadi kawah candradimuka dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
“Pembinaan mahasiswa melalui wadah ini diharapkan dapat melahirkan generasi penerus yang siap berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah Papua Pegunungan di masa depan,”, dikatakan Heluka.
Ia mengajak seluruh elemen mahasiswa dari delapan koordinator wilayah (korwil) serta berbagai himpunan pelajar kabupaten, seperti Korwil Pegunungan Bintang, Yahukimo, Jayawijaya, Yalimo, Nduga, Mamberamo Tengah, Lanny Jaya, dan Tolikara, untuk mempererat tali persaudaraan.
“Seluruh pihak diimbau untuk saling bergandengan tangan, memberikan dorongan, dan berpartisipasi aktif dalam mengawal program kerja organisasi demi memperjuangkan hak serta aspirasi bersama mahasiswa Papua Pegunungan di Kota Sorong,” tandasnya (*)
Penulis Eskop Wisabla
.



















