Liputanberita62.com- MINSEL. Ketua Organisasi Ikatan Wartawan Online (IWO) Minahasa Selatan (Minsel) Herman Marentek, memberikan klarifikasi atau menanggapi tentang beredarnya informasi hilangnya pataka dan baliho struktur organisasi di rumah yang sebelumnya dijadikan sekretariat IWO Minsel.
Dalam pernyataan resminya, Herman Marentek menjelaskan bahwa hilangnya atribut organisasi tersebut merupakan keputusan yang diambil berdasarkan amanat dari rapat terakhir yang digelar bersama anggota IWO Minsel.
Keputusan itu diambil untuk memindahkan sekretariat ke tempat yang baru, guna mendukung kelangsungan dan keberlanjutan organisasi ini.
“Di dalam tubuh IWO Minahasa Selatan, ada beberapa gerakan yang cenderung melemahkan kepemimpinan saya sebagai ketua. Bahkan ada pengurus yang melangkahi wewenang saya dengan membuat kebijakan tanpa sepengetahuan saya,” ujarnya.
LHerman menambahkan bahwa tindakan tersebut memicu ketidakpuasan beberapa anggota IWO yang akhirnya memilih untuk keluar dari organisasi.
Sebagai respons terhadap situasi tersebut, Herman Marentek mengaku mengambil langkah cepat untuk mencegah organisasi ini terpecah belah. Salah satunya adalah dengan melakukan konsolidasi internal guna memperkuat kembali kesatuan dan solidaritas di tubuh IWO Minsel.
“Saya juga berencana untuk melaporkan situasi ini kepada pihak IWO Provinsi, agar ada perhatian dan solusi terkait permasalahan yang terjadi,” pintanya.
Meskipun pernah dihadapkan dengan tawaran untuk menjabat sebagai Ketua PWI Minahasa Selatan, Herman Marentek menegaskan bahwa ia menolaknya, karena kecintaannya yang mendalam terhadap IWO Minsel.
“Saya berharap agar seluruh anggota IWO Minsel dapat kembali bersatu demi memperkuat organisasi dan menjaga keharmonisan di dalamnya,” tutup ketua herman.
(Hanny)






























