Bawaslu Gelar Rapat Evaluasi Fasilitas Pembinaan Penangganan Pelanggaran Tahapan Pemilihan 2024

Berita, Minsel, Politik154 Dilihat

Kabar62.com – MINSEL. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mengelar Rapat Evaluasi Fasilitas Pembinaan Penangganan Pelanggaran pada Tahapan Pemilihan Tahun 2024 Di kabupaten Minsel.

Hajatan ini di selenggarakan di salah satu ruang pertemuan hotel Sutan Raja Minsel pada tanggal 11 Juli 2024, yang dihadiri oleh badan Adhok Panwas Kecamatan, Kelurahan dan Desa.

Salah satu Narasumber dari Komisioner Bawaslu Minsel, La Ode Irwandi Bulama secara tegas agar setiap pengawas saat menjalankan tugaa harus lebih Intelektual, karena pengawas Bawaslu kerjanya mengawasi dan menulis serta memegang undang-undang dan peraturan dalam pengawasan pemilukada 2024.

La Ode menambahkan, tujuan pertemuan ini untuk mengevaluasi saat penangganan dan hal perbaikan apa-apa saja di saat pemilu Pilpres dan Pilcaleg 2024 kemarin, sehingga strategis korelasi dalam pengawasan pilkada saat ini harus dikerjakan yang terbaik bagi Negara.

Olehnya La Ode menegaskan kepada rekan-rekan pengawas agar melakukan tugas dan fungsi yang baik dan benar dan jangan mempermalukan sebagai fungsi tugas pengawasan baik di tingkat Kecamatan, Kelurahan hingga ke Desa.

La Ode mengingatkan juga bahwa saat ini sudah dan sementara tahapan pengawasan pencoklitan dan verifikasi pencoklitan dan selanjutnya akan masuk tahapan pencalonan kemudian kampanye. Menurut La Ode pada saat inilah tugas sebagai pengawas untuk di uji dalam menjalankan tugas yang terbaik.

“Untuk rekan-rekan Panwas yang baru saja dilantik agar mempertajam untuk membaca regulasi-regulasi terkait bagaimana Bawaslu melakukan hasil pelanggaran maupun temuan datangnya dari masyarakat, dengan seperti itu dimintakan rekan-rekan lebih mempertajam regulasi, sehingga kita tidak melakukan kesalahan prosedural adanya temuan maupun laporan terkait oleh Bawaslu Minsel,” tegas La Ode kepada media ini di saat di sela-sela rehat usai makan siang.

Kepala Devisi penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa ini mengakui di Bawaslu Minsel diketahui masih sedikit pengawasan karena lebih banyak laporan dari pada temuan.

“Saya menegaskan dan berharap jangan Bawaslu Minsel dikategorikan tidak mampu mengawasi. Justru Integritas dan Intelektual pengawas dipertahankan yang akan di uji nanti sampai bulan Desember setelah hasil pemungutan suara di tanggal 27 Nobember 2024,” tutup La Ode Bulama. (**JL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *