Warga Kondangsari Beber Jalan Kaki Cari Gas LPG 3 Kg Sambil Di Pikul


Cirebon,liputanberita62.com – Sebagian masyarakat sudah mulai merasakan kesulitan mencari tabung gas LPG 3 kilogram. Beberapa warga mengeluh karena berkeliling dari satu warung ke warung lainnya untuk mencari gas yang dikenal dengan sebutan gas melon.

Sabar Warga Kondasari Beber yang sehari-hari memasak, mengaku kesulitan mencari gas 3 kilogram. Sabar mengatakan telah berkeliling dari warung ke warung namun tidak kunjung menemukan gas 3 kilogram.

“Enggak kehitung, saya udah cari ke mana-mana. Nggak ada. saya keliling sampai ke POM Bensin, udah enggak ada,” ujar Sabar  saat ditemui di POM Bensin, Rabu (5/2/2025).


Hal yang sama dirasakan oleh Agus ia harus berkeliling dari warung ke warung lainnya hanya untuk mencari tabung gas LPG 3 kilogram. Biasanya ia hanya berjalan kaki untuk membeli gas, kini ia harus berkeliling menggunakan motor untuk mencari pedagang yang masih menjual gas LPG 3 kilogram.

Ketika berkeliling, Agus  juga bertemu dengan warga dari Desa  lain yang juga sulit mencari gas. Melihat hal itu, ia merasa kelangkaan sudah merambah ke daerah lain, bukan hanya disekitarnya saja.


“Gimana kalo kemana-mana kan susah jadi repot beli LPG. Di sekitar sini sudah enggak ada jualan lagi. Kita harus keliling cari-cari naik motor yang masih jual gas LPG 3 kilogram. Saya yang warga sini kesusahan nyari gas elpiji di sekitar rumah saya,” Ujar Sabar.

“Saya juga banyak ketemu warga lain dari Mangga Besar ke sini. Saya lihat bapa-bapak itu bawa gas elpiji 3 kilogram sebanyak 2. Pas saya lihat itu, saya mikir “waduh, berarti di wilayah Beber udah enggak ada, warganya aja sampe ke sini,” tambahnya.


Sebelumnya, DPR dan Pemerintah sudah berkoordinasi terkait aspirasi publik soal gas LPG 3 kg. Hasilnya, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk mengaktifkan kembali pengecer gas LPG 3 Kg.

“Presiden Prabowo telah menginstruksikan kepada Menteri ESDM untuk mengaktifkan kembali pengecer berjualan Gas LPG 3 Kg sambil menertibkan pengecer jadi agen sub pangkalan secara parsial,” ujar Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkap hasil komunikasi DPR dan Pemerintah kepada wartawan, Selasa (4/2/2025).

Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu juga menyebut Prabowo memerintahkan agar kementerian memastikan pengecer tidak menjual harga mahal ke masyarakat. Dia juga mengingatkan agar pengecer tertib.

“Kemudian memproses administrasi dan lain-lain, agar pengecer sebagai agen sub pangkalan harga LPG yang akan dijual ke masyarakat tidak terlalu mahal,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *