LEBAK LiputanBerita62.com Penerapan kembali E Parkir di Pasar Sampay dengan syarat-syart tertentu dinilai bukan solusi bagi pedagang yang ada di sekitar pasar sampay. Urgensi penerapan E Parkir di Pasar Sampay hanya akan membatasi pengunjung yang notabene nya tidak singgah dengan intensitas waktu yang lama.
“Seluruh unsur stakholder dan pedagang menuntut E Parkir dibongkar dikembalikan kepada Parkir biasa bukan pembangunan infrastruktur yang hanya mempersulit pengendara hilir mudik! Saya dukung E digitalisasi namun untuk pasar Sampay yang wajib diprioritaskan ialah penataan lapak dan jumlah pedagang untuk memicu para pembeli melakukan transaksi di Pasar tersebut.” Papar Arwan.
Masih kata Arwan, penggunaan E Parkir hanya memicu para pengunjung untuk tidak bertransaksi di Pasar Sampay!
“Saya warga Warunggunung, kebutuhan makan sehari-hari akhirnya lebih cenderung membeli di tempat lain! Karena berkunjung ke Pasar Sampay bukan satu satu nya tempat untuk mendapatkan bahan pangan sehari-hari karena jumlah pedagang yang sedikit dan bahan baku yang tidak lengkap! Dengan menerapkan E Parkir, pengunjung hanya akan dibuat repot dan terkesan mewah!” Tutur Presidium Forwatu Banten.
Diberitakan sebelumnya, Anggota DPRD Lebak sempat meminta E Parkir dibongkar dan dikembalikan kepada parkir biasa. Sejumlah pedagang pun melakukan Aksi Penolakan terhadap E Parkir.
“Jika tetap bersikukuh menerapkan E Parkir dengan dalih apapun, Forwatu Banten segera Gelar Aksi di Disperinsag Lebak! Apa sih mau mereka padahal masyarakat tidak mau?” Tutup Arwan.
































