Simalungun Sumut,Liputanberita62.com -Penyaluran Dana Desa Tahun 2023 dan 2024 untuk Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (alat produksi dan pengolahan pertanian,penggilingan padi/jagung) sebesar Rp.291.058.400, diduga di selewengkan Pangulu Nagori Marihat Bukit Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun.
Saat ditemui diduga Sahrul Ginting tidak mau keluar dari ruangan kerjanya.
“Bapak Pangulu Sahrul Ginting keluar, tadi ada pasien berobat kerumahnya mau bersuntik,”ujar Sekretaris Nagori Marihat Bukit Alfizri Rahim Selasa (07/4/2026) jam 10.00 WIB.
Ditanya terkait penyaluran Dana Desa Tahun 2023 Pangulu telah melaporkan melalui LPJ biaya untuk Peningkatan Produksi Tanaman Pangan (alat produksi dan pengolahan pertanian penggilingan padi/jagung) sebesar Rp.145.000.000, disayangkan Sekdes mengatakan tidak tahu.
“Tidak tahu bang, tidak, anggaran kami salurkan melalui dana desa yang Abang tanya, tanya sama Pangulu saja,” jawab Alfizri Rahim.
Kemudian kembali ditanya dugaan adanya dana desa di Nagori Marihat Bukit ditahun 2024.
Pangulu juga melaporkan melalui LPJ untuk pengeluaran alat produksi dan pengolahan pertanian penggilingan padi/ jagung sebesar Rp.146.000.000, kembali lagi Sekdes juga tidak mau berkomentar.
“Tidak tahu bang, tanya sama pangulu saja bang, kerumah pangulu saja ya bang disana dia lagi menyuntik pasien,”tukasnya.
Disinggung mengenai penyaluran dana desa di tahun 2025 untuk keadaan mendesak sebesar Rp.10.500.000 berbeda dengan tahun 2023 dan 2024 mencapai ratusan juta rupiah, Alfizri Rahim benar berbeda.
Dalam LPJ memang ada tertulis pengeluaran keadaan mendesak, sebenarnya itu BLT bang tapi ditahun 2025, hanya ada lima orang saja yang dapat BLT, kalau tahun 2023 dan 2024 puluhan,”terangnya.
Ditanya apakah wartawan diperbolehkan melihat data penerima BLT di tahun 2023 dan 2024, Alfizri bungkam.
“Sama Pangulu bang kerumah pangulu temui.Disana tadi dia sedang mengobati pasien,”ucapnya.
Ditemui dirumah Pangulu Nagori Marihat Bukit seorang wanita paruh baya dan pria bertubuh kekar mengatakan bahwasanya Sahrul Ginting sedang berobat ke Rumah Sakit Perdagangan.
“Bapak pergi berobat ke Rumah Sakit Perdagangan,sakit yang kemarin bang bagian dada,sering sesak nafas,”jawabnya wanita paruh baya dan pria bertubuh kekar.(*)



































