Simalungun Sumut,Liputanberita62.com – Disinyalir ada praktek prostitusi serta pesta minuman keras (miras), sebuah kafe di Nagori Muara Mulia, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, diminta agar dirazia Kepolisian Sektor Tanah Jawa dan polres Simalungun pasalnya cafe 80 yang diindikasi menyediakan jasa plus plus ini dibarengi sajian minuman keras yang sangat membahayakan.
Ini sudah berulang kali diminta ditutup warga selain membuat kebisingan dan rawan akan tindak kriminal
Tetapi sampai saat ini tetap beroperasi .
Dugaan praktik prostitusi dan pesta minuman keras di kafe tersebut live hingga dini hari ,” Ujar salah satu warga yang tidak mau namanya dipublis.
Warga berinisial B meminta agar pihak kepolisian turun dan menertibkan cafe tersebut dugaan keras tidak memiliki izin hiburan. “Razia dilakukan untuk memastikan tidak ada aktivitas ilegal seperti prostitusi dan pesta miras di lokasi yang menjadi perhatian publik tersebut,”ujarnya.
“Kami tidak mentoleransi aktivitas melanggar hukum di wilayah kami, terutama yang mengganggu ketertiban umum dan moralitas masyarakat,”cetus nya merasa kesal.
Pemilik kafe, seorang pria bernama Gunawan ( 43) saat dimintai keterangan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai aktivitas di kafe tersebut tidak menggubris dan memilih bungkam.
Adanya praktik prostitusi maupun pesta miras di lokasi yang dimaksud sangat menghkawatirkan warga sekitar Meskipun demikian, masyarakat meminta agar cafe tersebut ditutup secara parmanen untuk menghindari prostitusi dan pesta miras yang kerap terjadi
Pihak kepolisian diminta tetap waspada dan terus memantau aktivitas di area tersebut
Jihan (37) salah satu pelayan cafe saat dimintai keterangan jika di cafe tersebut menyebutkan jika area prostitusi milik Gunawan sangat aman dan jauh dari pemukiman serta tak mungkin akan dirazia.
“Disini kami ada 13 orang bang wanita nya ,klu tarif jika kencan 450 rbu – 500 rbu show time ” ujarnya.
” Minuman nya asyik ada Amer juga BIR ,kemarilah ntar malam buka jam 10 malam hingga dini hari soalnya puas lah untuk cari kenikmatan “Tulisnya melalui pesan whatshaap.
Langkah ini merupakan komitmen Pihak Polres Simalungun melalui satreskrim Simalungun agar menangkap aktor dalang dibalik beredar nya prostitusi yang diduga bernama Gunawan (43) yang beralamat di puncak juga membuka aktivitas warung tuak.
Agar stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah hukum polres Simalungun khususnya tanah Jawa terjamin jauh dari tindak prostitusi dan mabuk alkohol.(Ibrahim Saragih)



































