Medan Sumut,Liputanberita62.com -Perhelatan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) setengah abad merupakan momentum istimewa karena memasuki usia emas bisa dikunjungi lebih awal setiap harinya mulai pukul 10.00 Wib.
Penyelenggaraan Pekan Raya Sumatera Utara ke-50 tahun ini, berlangsung selama 31 hari terhitung pada 3 Juli hingga 2 Agustus 2026. PRSU tahun ini juga diikuti oleh 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
“Kalau pembukaan mulai start itu jam 10.00 Wib sampai jam 22.00 Wib,” ujar petugas stan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumut Indah Permatasari di arena PRSU, Jalan Gatot Subroto Medan, Sabtu (4/7/2026).
Selain organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dan BUMD milik Pemprov Sumut,
“Jadi bagi pengunjung yang ke stan kita ini, maka kami ada buat seperti kuis wawasan kebangsaan. Kalau misal jawabannya benar, ada dikasih hadiah,” tutur Indah.
Pihaknya juga memberikan sedikit penjelasan atas wawasan kebangsaan bagi pengunjung kalangan generasi Z atau Gen Z mereka yang lahir pada 1997 hingga 2012.
Selain itu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumut juga membuat survei Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) 2026, khususnya di Sumatera Utara.
“IHaI ini salah satu survei guna mendukung indeks harmoni Indonesia di Sumatera Utara. Kami layani misalnya ada yang bertanya, maka kami jawab. Terus kami juga arahkan mereka untuk mengisi link survei,” papar Indah.
Dirut PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara Ferry Indra mengaku, penyelenggaraan PRSU ke-50 ini menjadi momentum istimewa karena memasuki usia emas penyelenggaraannya.
Pihaknya menargetkan, sebanyak 300 ribu pengunjung selama perhelatan Pekan Raya Sumatera Utara setengah abad yang berlangsung hingga 2 Agustus 2026.
“Ada 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara turut berpartisipasi menampilkan produk unggulan daerah, peluang investasi, UMKM, ekonomi kreatif, serta kekayaan budaya Sumut,” katanya.
Selain itu, lanjut Ferry, masyarakat Sumut juga akan disuguhkan berbagai hiburan, termasuk penampilan 19 artis nasional.
PRSU ke-50 ini menghadirkan tiga area utama, yakni panggung budaya sebagai ruang pelestarian seni, panggung landmark sebagai ruang interaksi, serta panggung utama guna berbagai pertunjukan dan kreativitas.
“Ada juga promosi kopi Sumut menjadi program unggulan tahun ini untuk sebagai memperkuat citra kopi Sumut sebagai salah satu kopi terbaik di Indonesia, bahkan dunia,” ungkap Ferry.
((Ibrahim/Tim)
..






























