Lamongan ( Jawa Timur ) _ LiputanBerita62.com – Dilingkungan Dusun Ngablak, Desa Kramat, Kecamatan Lamongan, nama Totok Januwardi, S.Kep., Ners sudah sangat dikenal dan menjadi kepercayaan ribuan warga. Akrab dipanggil Pak Totok dan dijuluki sebagai Bos Sunat Khitan Lamongan, ia telah mengabdikan keahliannya di bidang pelayanan khitan selama 21 tahun lamanya.
Selama perjalanan panjang pengabdian itu, ia telah berhasil menangani dan melayani puluhan ribu pasien dari berbagai wilayah, menjadikannya praktisi sunat pilihan utama masyarakat sekitar maupun yang datang dari luar daerah.
Bukan hanya sekadar menyediakan jasa, Pak Totok menjalankan profesinya dengan hati nurani dan kepedulian sosial yang tinggi. Ia membagi pelayanan menjadi dua: khitan cuma-cuma bagi keluarga yang kurang mampu, serta layanan berbayar dengan tarif yang sangat terukur, terjangkau, dan sepadan dengan kualitas pelayanan medis yang terjamin. Beragam metode modern disediakan agar setiap orang bisa memilih sesuai kebutuhan dan kemampuan

Keunggulan pelayanan Pak Totok tidak berhenti saat proses selesai! Sebagai bentuk tanggung jawab penuh, ia memberikan jaminan pengawasan dan pemeriksaan pasca-khitan sampai ke rumah pasien, serta siap menerima konsultasi kapan saja hingga luka sembuh total tanpa kendala.
Layanan yang ditawarkan pun sangat luas dan inklusif, tidak terbatas hanya untuk anak laki-laki pada umumnya. Pak Totok dengan keahlian khusus melayani: sunat bayi usia dini, remaja, orang dewasa, bahkan kakek-kakek lanjut usia, sunat bagi orang yang baru masuk Islam/mualaf, penanganan khusus bagi anak berkebutuhan khusus, hingga layanan perbaikan khitan yang kurang sempurna sebelumnya.
Rumah praktiknya mudah ditemukan, terletak di Dusun Ngablak, Desa Kramat, Kecamatan Lamongan, tepatnya di sebelah barat Masjid Namira. Bagi yang ingin bertanya lebih lanjut atau membuat jadwal, bisa menghubungi langsung lewat nomor WhatsApp: 08563679869.
Selama dua puluh satu tahun mengabdi, Pak Totok membuktikan bahwa pelayanan medis bisa digabung dengan kasih sayang dan kepedulian sesama manusia—menjadi sosok yang tidak hanya ahli dalam pekerjaannya, tetapi dicintai dan dihormati oleh seluruh warga Lamongan.
Sunariyanto





























