Siantar Sumut,Liputanberita62.com – Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak menegaskan kehadiran personel kepolisian dalam perayaan Malam Doa dan Festival Malam Waisak 2570 BE bukan sekadar formalitas pengamanan, melainkan bagian dari upaya mempererat kemitraan dengan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Hal itu disampaikan Kapolres saat menghadiri perayaan Waisak yang berlangsung di Vihara Sammidha Bhagya, Jalan Thamrin, Kota Pematangsiantar, Sabtu (30/5/2026) malam.
“Polri senantiasa mendukung setiap kegiatan keagamaan yang dilaksanakan oleh masyarakat serta berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh warga dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinannya masing-masing,” ujar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, Minggu (31/5/2026).
Menurutnya, keterlibatan kepolisian dalam kegiatan keagamaan merupakan wujud dukungan terhadap terciptanya kerukunan antarumat beragama sekaligus menjaga situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.
Perayaan Malam Waisak 2570 BE turut dihadiri Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, unsur Forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat. Kehadiran para pemimpin daerah tersebut menjadi simbol sinergi dalam menjaga toleransi dan keharmonisan di Kota Pematangsiantar.
Festival Malam Waisak diisi dengan doa bersama, pembacaan Paritta Suci untuk keselamatan bangsa, penyampaian pesan-pesan kebajikan (Dharma Desana), serta berbagai penampilan seni dan budaya.
Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap kegiatan keagamaan, Biksu Yang Mulia Pranidhana Mahasthavira menyerahkan cenderamata kepada Wali Kota Pematangsiantar, Ketua TP PKK, dan Kapolres Pematangsiantar.
Kapolres berharap momentum Waisak dapat semakin memperkuat semangat toleransi, persatuan, dan kerukunan antarumat beragama di Kota Pematangsiantar.
“Dengan terselenggaranya kegiatan Malam Doa dan Festival Malam Waisak ini, diharapkan semangat toleransi, persatuan, dan kerukunan antarumat beragama di Kota Pematangsiantar semakin kuat,” katanya.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, lancar, dan kondusif.(Ibrahim Saragih)





























