Cirebon | Liputanberita62.com – Warga mulai mendatangi Kantor Pos Sindanglaut pada Senin (29/12/2025) untuk menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) sebesar Rp 900.000. Antrean mulai terlihat sejak pagi, baik di dalam maupun di luar kantor pos.
Dari pantauan Liputanberita62.com, warga yang datang membawa sejumlah dokumen persyaratan, seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta undangan pengambilan dari ketua RT. Setibanya di lokasi, penerima bantuan diarahkan untuk registrasi terlebih dahulu guna mencocokkan data dengan petugas.
Usai proses verifikasi, warga menunggu panggilan untuk menerima bantuan. Ketika dipanggil ke loket, penerima langsung mendapatkan uang tunai Rp 900.000 sesuai haknya.
Tingginya jumlah penerima membuat area dalam Kantor Pos Sindanglaut cukup padat.
Untuk mengurangi penumpukan, pihak kantor pos menyediakan kursi tambahan di dalam sehingga sebagian warga harus mengantre di luar ruangan.
Salah satu warga, Awang (50), mengatakan baru mendapat informasi sebagai penerima penerima bantuan satu hari sebelumnya.
“Iya, satu hari lalu, itu Pak RT ngasih undangan buat ambil BLT hari ini, alhamdulillah banget ini dapet,” jelas Awang.
Meski antrean panjang, Awang menilai proses pencairan berlangsung cepat. Ia mengaku sudah datang sejak pukul 07.30 WIB. Lalu, 30 menit kemudian, nomor antreannya dipanggil. “Jam 08.30 WIB lebih sudah dapat uangnya, cepat sih. Lumayan untuk beli beras dan kebutuhan,” ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan pemerintah menyalurkan BLT Kesra untuk periode Oktober hingga Desember 2025. Bantuan diberikan sebesar Rp 300.000 per bulan atau total Rp 900.000. Program ini berbeda dari BLT reguler Kementerian Sosial (Kemensos) yang disalurkan setiap bulan kepada 20,88 juta Keluarga Penerima Manfaat melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako.
“Program BLT Kesejahteraan Rakyat merupakan program tambahan dari Kartu Sembako Reguler untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujar Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto dalam keterangan resmi, Jumat (17/10/2025) yang lalu .






























