LiputanBerita62.com – MINSEL. Wakapolres Minsel menyampaikan untuk saat ini pihaknya telah menempatkan kendaran Taktis di sejumlah kantor penyelenggara Pilkada 2024, salah satunya di kantor KPU Minsel. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal buruk yang akan terjadi.
Wakapolres menyampaikan terkait persiapan pengamanan tahapan pendaftaran, pihak polres berharap jangan membawah massa dengan jumlah yang banyak. Hanya yang diperbolehkan perwakilan partai politik, pasangan calon atau Sekretaris yang ada, atau orang-orang yang berkepentingan dalam pendaftaran paslon.

Himbauan ini mengantisipasi adanya penumpukan massa di lokasi area kantor KPU, selain itu juga akan memicu kemacetan jalan raya di Jalur Trans Sulawesi, pasalnya kantor KPU berada di samping Jalur Trans Sulawesi.
“Kami menghimbau agar massa dari Paslon untuk tidak diperkenankan datang secara beramai-ramai atau Konvoi, alangkah baiknya menghentar Paslonnya di titik salah satu rumah Paslon atau berkumpul di markas Sekretariat Partai Politik, ini semua menghindari arus kemacetan dan memghindari dari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan,” ucap Kompol Bartholomeus J. Dambe SH. selaku wakapolres Minsel.

Wakapolres menegaskan dalam strategis penguatan benteng keamanan dilokasi KPU, dengan ini Polres telah melakukan Simulasi antisipasi berbagai serangan oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab.
Sebagaimana pelaksanaan Simulasi digelar usai Apel gelar pasukan pengamanan Pilkada 2024, Senin 26 Agustus 2024.

“Dilakukanya Simulasi unjuk rasa, merupakan strategis memperkuat keamanan dan pengamanan kantor KPU Minsel menghindari segala sesuatu kejadian yang tidak diinginkan bersama, seperti mengacauhkan jalannya tahapan pendaftaran. Diingatkan kepada massa yang hadir agar dalam kondisi tidak mabuk oleh minuman miras dan dilarang keras membawah senjata tajam,” tegas Wakapolres Bartholomeus. (*Chris)






























