Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kp. Kelapa Dua, Angsana: Momentum Ukhuwah dan Kebersamaan

LiputanBerita62.com BANTEN – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kp. Kelapa Dua, Desa Angsana, berlangsung khidmat dan penuh makna. Acara yang diinisiasi oleh Ormas PERPAM (Perisai Pembela Aspirasi Masyarakat) ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, unsur pemerintahan, serta masyarakat setempat, menjadikannya momentum kebersamaan yang mempererat tali silaturahmi.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Camat Angsana, Kanit Intelkam, Kanit Provos, KSPK Polsek Angsana, Babinsa TNI, serta Ketua Relawan KSB Provinsi. Kehadiran mereka menjadi bentuk nyata dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang sarat dengan nilai spiritual dan sosial.

Tokoh-tokoh terkemuka juga terlihat hadir, seperti:

Tokoh Politik: Bapak Yoyon Sujana, S.E., Mantan Anggota DPRD Provinsi Banten dari Partai Demokrat sekaligus Pembina Ormas PERPAM se-Provinsi Banten.

Tokoh Agama: Abah KH. Otong, Tokoh Agama yang disegani.

Kegiatan Maulid Nabi diisi dengan pembacaan shalawat, pengajian yang menggali keteladanan Rasulullah SAW, serta sedekah dan berbagi sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. Seluruh rangkaian acara mengingatkan umat untuk meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW serta meningkatkan kualitas ibadah dan hubungan sosial.

Di sela acara, Wakil Ketua Umum sekaligus Ketua Harian DPP PERPAM, Eroy Bavik, S.H., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami sangat gembira melihat kekompakan masyarakat bersama TNI, Polri, tokoh agama, muspika, dan elemen lainnya. Ini menjadi bukti bahwa Maulid Nabi bukan hanya acara keagamaan, tetapi juga sarana memperkuat silaturahmi dan persatuan,” ujar Eroy.

Ia juga menambahkan doa agar peringatan Maulid Nabi ini membawa keberkahan.

“Semoga Allah meridhai langkah kita semua dan memberikan syafaat Nabi Muhammad SAW kepada kita umatnya,” ungkapnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kp. Kelapa Dua, Angsana, bukan hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga momentum penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat kebersamaan masyarakat, serta membangun sinergi antara rakyat dan pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *