Medan Sumut,Liputanberita62.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mendukung niat Komisi VII DPR RI agar Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) masuk Karisma Event Nusantara (KEN) oleh Kementerian Pariwisata RI.
“Jika masuk agenda nasional, PRSU diyakini menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah melalui sektor budaya dan pariwisata,” ujar Bobby usai mendampingi kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI, di PRSU ke-50 Medan, Sumut, Kamis (09/7)
Gubernur mengatakan, pelaksanaan PRSU ke-50 tahun ini merupakan penyelenggaraan pertama masa kepemimpinannya, dan sekaligus menjadi momentum kebangkitan setelah pandemi COVID-19.
Menurutnya, PRSU menjadi wadah menyatukan potensi sumber daya manusia, budaya, dan ekonomi kreatif di Sumut sejak 3 Juli hingga 2 Agustus 2026.
“Di daerah lain mungkin hanya menampilkan satu jenis tarian, sedangkan di Sumatera Utara sedikitnya ada lima etnis ditampilkan melalui pakaian adat, kirab budaya hingga tarian,” ujarnya.
Gubernur juga mengingatkan, seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Sumut, agar mengesampingkan ego sektoral mendukung penyelenggaraan PRSU.
Pihaknya melihat masih ada daerah yang telah memiliki paviliun di PRSU ini, namun belum dimanfaatkan secara optimal memperkenalkan potensi daerah masing-masing.
“Jangan ada ego daerah. Paviliunnya sudah ada, tetapi tidak dibuka atau tidak dimanfaatkan untuk mengenalkan daerah masing-masing kepada masyarakat,” katanya pula.
Keberhasilan pelaksanaan PRSU ke-50 bukan hanya menjadi keberhasilan Pemprov Sumut, melainkan keberhasilan seluruh masyarakat Sumut, kata Bobby lagi.
Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menilai bahwa PRSU memasuki usia emas perlu terus bertransformasi menjadi ajang lebih profesional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumut.
Pihaknya menyatakan, semangat besar menjadikan PRSU ke-50 ini tidak sekadar sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ruang yang memiliki dampak ekonomi dan sosial yang sangat luas.
“PRSU harus menjadi etalase budaya, UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah), ekonomi kreatif, dan sekaligus media promosi pariwisata serta potensi daerah,” kata Evita.
Direktur Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara Ferry Indra mengapresiasi atas kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI sebagai bentuk dukungan terhadap PRSU.
Pelaksanaan PRSU ke-50 tahun ini, lanjut dia, diikuti oleh 33 paviliun kabupaten/kota se-Sumut dan satu paviliun negara sahabat dengan seluruh kegiatan tanpa menggunakan APBD, melainkan melalui skema kemitraan.
“Sebanyak 75 persen konten acara diisi oleh putra-putri daerah sebagai bentuk komitmen menjadikan PRSU sebagai panggung utama pelaku seni, budaya, dan ekonomi kreatif lokal,” ujarnya.
Ferri menyebut, hingga hari keenam pelaksanaan PRSU ke-50 tahun ini, jumlah pengunjung tercatat 25.447 orang dengan nilai transaksi ekonomi lebih dari Rp511 juta.
“Capaian ini menunjukkan perputaran ekonomi yang positif, dan diyakini akan terus meningkat hingga penutupan PRSU,” ujar dia lagi.
(Ibrahim Saragih)






























