Liputanberita62.com- TAHUNA. Hujan deras di sertai angin kencang terjadi di sebagian besar wilayah Sulawesi Utara, khusunya di kabupaten kepulauan Sangihe menyebabkan sejumlah titik terjadi bencana alam.
Lokasi bencana alam di sejumlah titik mendapat perhatian bupati dan wakil bupati serta kapolres kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P bersama personil kepolisian.
Bencana tanah longsor dan banjir di Sangihe dan sejumlah daerah di Sulawesi Utara umumnya terjadi pada Minggu (23/3/2025). Beruntung bencana alam di Sangihe, sampai berita ini di turunkan belum mendapat laporan korban jiwa.
Bencana alam di kabupaten Sangihe umumnya bencana tanah longsor karena tofografi di daerah ini berbukit. Seperti halnya lokasi bencana di jalan utama Tahuna – Kecamatan Tabukan Utara serta jalan utama Tahuna – Kecamatan Kendahe.
Kapolres Kepulauan Sangihe, AKBP Abdul Kholik kepada awak Pers mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk meninjau dampak bencana, memastikan kondisi infrastruktur, yang terkena bencana.
“Selain itu untuk merumuskan langkah-langkah penanganan guna membantu masyarakat terdampak bencana,”ujarnya.
Peninjauan di lokasi bencana alam turut hadir Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari dan Wakil Bupati Tendris Bulahari.(**)






























