Ki Bangkol Angkat Bicara! 2.600 Siswa Lebak Nikmati MBG Variatif dan Higienis dari SPPG Jatimulya

Banten, Berita, Nasional203 Dilihat

Lebak, LiputanBerita62.com – Komitmen menghadirkan generasi sehat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali ditunjukkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jatimulya. Berlokasi di Jalan TB Hasan, Kampung Ciseke, Desa Jatimulya, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, SPPG Jatimulya secara konsisten mendistribusikan ribuan porsi makanan bergizi ke sejumlah sekolah di wilayah tersebut.

Program yang telah menjangkau sekitar 2.600 siswa ini mendapat apresiasi langsung dari Ketua OKK Dewan Pimpinan Pusat (DPP) BADAK BANTEN, Ki Bangkol. Ia menilai langkah SPPG Jatimulya bukan sekadar rutinitas distribusi makanan, tetapi bentuk nyata kepedulian terhadap kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

“Kami mengapresiasi SPPG Jatimulya yang telah menjalankan distribusi MBG secara variatif dan higienis. Ini bukti keseriusan dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak. Program seperti ini harus dijaga kualitas, konsistensi, dan transparansinya,” tegas Ki Bangkol.

Owner SPPG Jatimulya, Olih, memastikan seluruh proses pendistribusian telah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) serta berada dalam pengawasan gizi yang ketat. Mulai dari pemilihan bahan baku, proses memasak, pengemasan, hingga pelabelan dilakukan secara terkontrol untuk menjamin keamanan pangan.

“Pendistribusian menu Makan Bergizi Gratis ini sudah sesuai SOP dan berada dalam pengawasan gizi yang ketat. Pengawasan kami lakukan langsung dari dapur hingga ke sekolah,” ujar Olih.

Ia menambahkan, menu yang disajikan setiap hari dirancang bervariasi dengan kandungan protein hewani dan nabati agar siswa tidak merasa jenuh sekaligus tetap terpenuhi kebutuhan gizinya. Untuk menjaga ketepatan waktu dan kualitas makanan, SPPG Jatimulya juga menyiapkan kendaraan khusus distribusi.

Tak hanya itu, produksi dibatasi maksimal 3.000 porsi per hari demi menjaga kualitas dan higienitas tetap optimal. SPPG Jatimulya juga membuka ruang evaluasi dengan menerima masukan dari pihak sekolah maupun siswa.

“Kami terbuka terhadap saran dan masukan. Produksi kami batasi agar kualitas makanan tetap steril dan terjaga,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, SPPG Jatimulya mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 115 Tahun 2025 tentang tata kelola penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk pengawasan keamanan pangan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Dengan sinergi antara pelaksana program dan dukungan berbagai elemen masyarakat, termasuk apresiasi dari Ketua OKK DPP BADAK BANTEN Ki Bangkol, program MBG di Desa Jatimulya diharapkan terus berjalan optimal serta menjadi percontohan pelayanan gizi yang profesional, higienis, dan berkelanjutan di Kabupaten Lebak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *