Banten – Liputanberita62.com Forum Warga Bersatu (Forwatu) Banten bersama ratusan pengemudi ojek online (Ojol) menggelar doa bersama sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi bangsa yang belakangan dipenuhi gejolak sosial.
Presidium Forwatu Banten, Arwan, S.Pd., M.Si., M.Ap., menegaskan bahwa doa bersama ini adalah ikhtiar moral sekaligus harapan tulus rakyat kecil agar Indonesia kembali damai dan kondusif.
“Bangsa kita dibangun dari semangat persatuan dan gotong royong. Saat ini, yang kita butuhkan bukan saling menyalahkan, tetapi saling merangkul. Kami berdoa agar pemerintah, aparat, dan rakyat bisa duduk bersama, menyelesaikan perbedaan dengan cara yang damai dan berkeadilan. Indonesia terlalu besar untuk dipecah belah, mari kita jaga persaudaraan,” tutur Arwan dengan nada haru.
Ratusan ojol yang hadir pun menyampaikan kerinduan mereka terhadap suasana bangsa yang tenteram. Mereka berharap pemerintah segera mengembalikan rasa aman dan keadilan di tengah masyarakat.
“Kami ini hanya rakyat kecil yang bekerja demi keluarga. Tapi kami pun punya hak bersuara. Indonesia harus kembali tenteram, jangan terus diguncang konflik yang merugikan rakyat bawah,” ujar salah satu perwakilan Ojol.
Sekretaris Forwatu Banten, Aris Riswanto, menambahkan bahwa doa bersama ini menjadi pengingat bahwa bangsa Indonesia hanya bisa kuat jika rakyatnya bersatu.
“Perbedaan pandangan itu wajar, tetapi jangan sampai membuat kita saling menjauh. Doa ini adalah simbol harapan bahwa persaudaraan bangsa lebih berharga daripada kepentingan sesaat. Mari kita jaga kedamaian dengan saling menghormati,” ungkap Aris.
Doa bersama ini ditutup dengan pembacaan doa lintas agama yang penuh khidmat, menandai tekad bersama bahwa Indonesia harus kembali damai, tenteram, dan tidak mudah dipecah belah.
Forwatu Banten percaya, dengan persatuan rakyat, Indonesia akan kembali menemukan jalan kedamaian dan keadilan.































