Liputanberita62com| Lebak, Banten
Forum Warga Bersatu (Forwatu) Banten kembali menorehkan aksi kemanusiaan yang menggugah nurani publik. Pada Minggu, 28 Desember 2025, Forwatu Banten bergerak cepat membantu masyarakat yang membutuhkan donor darah golongan O+, sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan jiwa manusia.
Pasien bernama Ibrohim, yang tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Ajidarmo Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, membutuhkan transfusi darah segera. Dalam situasi darurat tersebut, Forwatu Banten tidak berpangku tangan dan langsung mengambil peran kemanusiaan.
Aksi mulia ini dilakukan oleh Zaelani, anggota Forwatu Banten, yang dengan penuh keikhlasan mendonorkan darahnya demi membantu kesembuhan pasien. Pengorbanan tersebut menjadi bukti bahwa perjuangan Forwatu Banten tidak berhenti pada seruan moral, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata di lapangan.
Dengan suara penuh haru, Zaelani menyampaikan pernyataannya,
“Darah ini bukan sepenuhnya milik saya, melainkan titipan dari Allah SWT. Jika Allah mengizinkan setetes darah ini mengalir untuk menyelamatkan nyawa Pak Ibrohim, maka saya ikhlas dan bersyukur. Tidak ada kebahagiaan yang lebih besar selain melihat sesama kembali bernapas dan memiliki harapan hidup. Inilah jalan pengabdian kami di Forwatu Banten—hadir tanpa pamrih, saat masyarakat benar-benar membutuhkan.”
Aksi tersebut mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan yang terus dijaga oleh Forwatu Banten—ikhlas, cepat tanggap, dan berpihak pada rakyat kecil. Di tengah keterbatasan dan situasi genting, Forwatu Banten membuktikan bahwa solidaritas sosial bukan sekadar wacana, melainkan kerja nyata.
Arwan, S.Pd., M.Si., selaku Presidium Forwatu Banten, menegaskan bahwa aksi donor darah ini merupakan wujud nyata dari komitmen organisasi dalam mengawal nilai kemanusiaan.
“Forwatu Banten tidak akan pernah menutup mata ketika masyarakat berada dalam kondisi darurat. Setiap nyawa adalah amanah yang wajib kita jaga bersama. Kemanusiaan tidak boleh kalah oleh prosedur, kelambanan, atau pembiaran. Kami akan selalu hadir, berdiri di barisan rakyat, dan bertindak ketika negara dan sistem belum sepenuhnya menjangkau.”
Arwan juga menyerukan kepada seluruh elemen—pemerintah daerah, institusi kesehatan, organisasi sosial, serta insan media—untuk bersinergi dan aktif mengawal hak dasar masyarakat atas kesehatan dan keselamatan jiwa.
Forwatu Banten menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan dalam aksi sosial dan kemanusiaan, memastikan bahwa tidak satu pun nyawa terabaikan hanya karena keterbatasan atau kelalaian sistem.
Forwatu Banten — Ikhlas Berjuang, Tegas Mengawal Kemanusiaan, Nyata Mengabdi untuk Masyarakat.































