Seorang Petani 73 Tahun Tewas di Kebun Sawit Hatonduhon, Polsek Tanah Jawa Gerak Cepat Olah TKP.

Simalungun Sumut,Liputanberita62.com – Minggu pagi (18/1) yang tenang dikebun sawit diblok H CV Jaya Anugrah,Huta V Pamotangan,Nagori Bosar Nauli,Kecamatan Hatonduhon tiba-tiba digegerkan ditemukan seorang petani usia 73 tahun dalam keadaan tak bernyawa tewas.

Tim Polsek Tanah Jawa turun Langsung Bereaksi cepat,menerjunkan delapan personil untuk melakukan olah TKP dan evakuasi mayat seorang petani tersebut,. Minggu (18/1/2026)

Kapolsek Tanah Jawa,Kompol Asmon Bufitra,SH,MH, saat dikonfirmasikan Minggu sore menjelaskan kronologi penemuan mayat yang tercatat dalam laporan polisi nomor LP – A/02/I/2026/Polsek Tanah Jawa.

“Sekitar pukul 10.00 Wib pagi tadi,kami menerima Informasi dari warga bahwa ditemukan seorang laki-laki meninggal dunia diperkebunan kelapa sawit CV Jaya Anugrah tepatnya diblok H tim kami langsung beraksi cepat TKP bersama petugas kesehatan Puskesmas Buntu Turunan dan Tim Inafis Polres Simalungun, “Ujar Kapolsek Tanah Jawa Asmon Bufitra.

Korban tersebut diidentifikasi bernama Almen Manurung berusia 73 tahun yang tinggal dihuta IV Parbeokan Pasar,Nagori Buntu Turunan,Kecamatan Hatonduhan.

Penemuan mayat ini pertama sekali dilaporkan oleh Harri Nainggolan 45 tahun,warga Huta IV Silaubosar dan saksi lainnya adalah Gordon Manurung (45) tahun dan Jumerika Manurung (42) tahun,yang merupakan anak kandung korban.

“Kami lakukan olah TKP dengan teliti. Pawas AKP Tony Purba memipin langsung penanganan dilokasi,kami kordinasi dengan Gamot setempat Posei Sirait dan petugas kesehatan dari Puskesmas Buntu Turunan untuk pemeriksaan diluar, “ujar Kapolsek Asmon Bufitra menjelaskan.

Dari keterangan pihak keluarga bahwasanya korban memang ada menderita penyakit Asam Lambung Akut, dia tinggal sendiri dirumahnya, keluarga menyatakan menerima dengan ikhlas atas peristiwa Kematiannya dan memohon agar tidak dilakukan diotopsi.

Kapolsek Asmon menjelaskan bahwa penanganan kasus penemuan mayat ini melibatkan delapan personil yakni Kapolsek Tanah Jawa termasuk Pawas AKP Tony Purba, IPDA DMT Sinaga, AIPTU M Sinaga, AIPTU H.W.Sitorus, AIPDA H.Aritonang, AIPDA J.Simanjuntak, Brigadir.Bayu.SH serta AIPDA Sujuddl dari Inafis Polres Simalungun.

“Tim kami bekerja Profesional kami lakukan olah TKP dan mengamankan barang-barang bukti meski tidak ada yang mencurigakan, interrogasi terhadap saksi-saksi, kordinasi dengan kepala lingkungan dan Puskesmas Buntu Turunan semuanya sesuai prosedur,” pungkas Kapolsek

Kasus ini menunjukan kecepatan dan profesional Kapolsek Tanah Jawa dalam menangani penemuan mayat, memastikan tidak ada unsur pidana, sekaligus menghormati keinginan keluarga korban.(Ibrahim Saragih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *