SUKABUMI | LiputanBerita62.com– Kepedulian sosial kembali mendapat ruang nyata di tengah masyarakat. Koperasi Produsen BumiKiara Mineral Sejahtera (KBMS) menggelar Tabligh Akbar yang dirangkaikan dengan kegiatan silaturahmi dan penyaluran bantuan sosial kepada 650 warga kurang mampu di Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum kebersamaan yang mempertemukan pengurus koperasi, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa, serta ratusan warga dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong yang masih hidup dan terus dijaga di tengah kehidupan masyarakat.

Sebanyak 650 penerima manfaat terdiri dari anak-anak yatim, kaum dhuafa, para lansia, penghuni panti jompo, serta keluarga prasejahtera menerima santunan dan bantuan sosial yang telah dipersiapkan oleh koperasi. Penyaluran dilakukan secara simbolis sebelum seluruh bantuan dibagikan kepada para penerima.
Antusiasme masyarakat tampak memenuhi area kegiatan. Wajah-wajah penuh harapan, senyum para lansia, serta keceriaan anak-anak yatim menjadi gambaran bahwa perhatian dan kepedulian sering kali memiliki arti yang jauh lebih besar daripada nilai materi yang diterima.
Ketua Koperasi Produsen BumiKiara Mineral Sejahtera, Aji Gunawan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus komitmen koperasi untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Hari ini kami menyalurkan santunan dan bantuan sosial kepada 650 warga yang membutuhkan. Kami berharap keberadaan koperasi benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat. Insya Allah, kegiatan sosial ini akan terus berlanjut, termasuk melalui program sunat massal bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kecamatan Simpenan,” ujar Aji Gunawan.
Menurutnya, koperasi tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam membangun kemandirian ekonomi anggotanya, tetapi juga memiliki peran sosial untuk tumbuh bersama masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberi manfaat nyata.
Rencana penyelenggaraan sunat massal pun disambut positif oleh masyarakat. Sejumlah tokoh berharap program tersebut dapat dipersiapkan secara matang dengan melibatkan tenaga medis profesional, pemerintah desa, serta fasilitas kesehatan setempat agar pelaksanaannya berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
Apresiasi juga datang dari berbagai kalangan yang menilai kegiatan tersebut sebagai wujud nyata implementasi nilai-nilai koperasi yang berlandaskan kebersamaan, kepedulian, dan semangat saling membantu. Kehadiran koperasi dinilai tidak hanya memberikan dampak terhadap penguatan ekonomi masyarakat, tetapi juga mempererat ikatan sosial di lingkungan sekitar.
Di tengah berbagai tantangan kehidupan yang dihadapi masyarakat, aksi sosial seperti ini menjadi pengingat bahwa nilai gotong royong tetap menjadi kekuatan bangsa. Ketika lembaga ekonomi mampu berjalan beriringan dengan kepedulian sosial, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh anggota koperasi, tetapi juga oleh masyarakat yang lebih luas.
Melalui kegiatan ini, Koperasi Produsen BumiKiara Mineral Sejahtera menunjukkan bahwa semangat berbagi bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari komitmen untuk terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat. Harapannya, program-program sosial yang telah dirintis dapat berkelanjutan serta menginspirasi lahirnya gerakan kepedulian serupa di berbagai daerah di Indonesia.


































