Liputanberita62.com- MINSEL. Dolvie Mangindaan salah satu Warga masyarakat Kelurahan Ranomea, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan dan juga sebagai Tokoh Masyarakat yang banyak dikenal dikalagan elit politik, Pemerintahan di wilayah Kabupaten setempat dan pada umumnya di masyarakat di wilayah Kecamatan Ibu kota Amurang.
Dirinya menyatakan mendukungan Program Pemerintah Pusat Republik Indonesia tentang Efesiensi Anggaran dan itu merupakan suatu kewajiban.
Pernyataan Dolvie untuk mendukung Efesiensi Anggaran menitik beratkan adanya salah satu sisi yaitu melihat dari sisi hutang Pemerintah Indonesia saat ini sangat cukup besar dan mungkin kalau dilihat secara keutuhan dimata negara atau dibelahan dunia hutang yang ada di Indonesia saat ini masih bernilai Kecil.
Pernyataan tersebut telah didengarkannya atau dikutip dari pernyataan Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati belum lama ini.
Dolvi menekankan apapun yang terjadi dan apapun sudut pandang yang akan kita lakukan ketika kita melihat gencar-gencarnya program Efesiensi Anggaran yang saat ini tengah dilaksanakan oleh Kepemerintahan dalam kepimpinan Presiden Prabawo Subianto itu adalah langkah yang Nyata dan harus di laksanakan serta perlu adanya dukungan bersama.
Sepengetahuan Dolvie bahwa hutang Indonesia yang ada ternyata ada batas waktu jatuh tempo yang harus dibayar pada Bank Dunia yang ada. Namun saat batas jatuh tempo yang sudah dijadwalkan atau yang harus diselesaikan, ternyata belum juga bisa dicapai target penyelesaiannya.
Olehnya dengan mencermati hal tersebut Presiden Prabowo berupaya untuk ekstra lebih memeras pikiran dan tenaga harus bagaimana untuk mengatasi hal-hal tersebut, terlebih untuk membangun negara Indonesia ini yang diketahui bersama bahwa hutang-hutang yang ditinggalkan saat ini atau yang dipinjam oleh Presiden Sebelum-sebelumnya.
Sehingga Pak Presiden Prabowo mengambil langkah-langkah Efesiensi Anggaran saat ini sebagaimana langkah salah satunya untuk membayar atau mengatasi hutang-hutang tersebut.
Dengan kenyataan seperti itu, tetapi Pak Presiden Prabowo tidak meninggalkan atau melupakan program-program besar yang akan membuat dampak baik dan besar bagi bangsa dan negara Indonesia ini, salah satunya Program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Dolvie menyebut salah satu program MBG pak Presiden Prabowo ini sangatlah tepat, karena sebagian besar anak-anak bangsa di Nusantara Indonesia ini pada umumnya dan khususnya di wilayah Sulawesi Utara dan terlebih di Kabupaten Minahasa Selatan sangat memerlukan Asupan makanan yang bergizi, dalam arti Pak Presiden Prabowo turut sumbangsih ingin bersama-sama keluarga Indonesia membangun Generasi anak bangsa berikut yang lebih cerdas, berkwalitas, dan tangguh.
Dolvie pun mengapresiasi setinggi-tingginya akan Program MBG yang telah dilahirkan oleh Presiden yang pertama kalinya di Indonesia adalah pak Prabowo.
Dolvie menambahkan, selain program MBG ada pula program-program lainnya yang akan di kerjakan untuk bangsa Indonesia oleh Pak Presiden Prabowo.
Di mana pelaksanaan efesiensi anggaran saat ini sudah tentu akan berdampak hal lainnya yang dapat dipengaruhi, seperti halnya ketika ada pemotongan anggaran yang sudah ditetapkan bagi para aparat pada sejumlah instansi di setiap pos-pos yang harus dikerjakan, maka hal itu merupakan satu bagian dari keikhlasan anak bangsa untuk mewujudkan pembangunan negara yang lebih baik lagi.
Dan yang pastinya Pak Presiden Prabowo ada banyak Strategis-strategis yang dia siapkan yang dapat mengimbanggi dihasil akhir yang baik pula dan yang berkelanjutan.
Dolvie menambahkan, untuk sisi harga komoditi yang ada di Sulawesi Utara seperti hasil Kopra dan hasil Pertanian lainnya justru saat ini mengalami nilai ekonomis yang sangat bagus dan itu menandakan adanya perimbangan pendapatan, walapun adanya program efesiensi anggaran yang tengah dilakukan oleh pemerintah pusat.
Begitu pula menyinggung soal Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) baik bagi pejabat dari eselon 1 dan seterusnya yang terimbas, menurut Dolvie kejadian semacam itu mungkin sudah terbiasa bagi mereka, olehnya Presiden Prabowo saat ini untuk mengajak aparatur pemerintahan yang ada untuk sementara mengikat pingang bertujuan membangun negara Indonesia yang lebih baik dan sempurna.
“Kami menganggap sudah tepat adanya efesiensi anggaran yang diprogramkan hanya saja, berharap ketika ada sejumlah program strategis yang saat ini sudah ada dan sementara berjalan dan program lainnya yang sementara akan dijalankan maka harus ada didalamnya tim pengawasan yang handal dan profesional agar setiap harapan yang diinginkan dapat terarah dan berjalan dengan baik dan sukses,” tutup Dolvie
(Redaksi-Lb62)






























