Korban Tenggelam di Danau Tondano, Kardo Dotulong Berhasil Ditemukan, Operasi SAR Resmi ditutup.

Liputanberita62.com- TONDANO. Setelah melalui proses pencarian intensif selama beberapa hari, korban tenggelam atas nama Kardo Dotulung, warga Desa Walurmaatus, Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Korban yang berusia 21 tahun dan berjenis kelamin laki-laki ini ditemukan pada Kamis, 24 Juli 2025 pukul 04.30 WITA oleh warga Desa Watumea, Kecamatan Eris, yang melaporkan adanya sesosok mayat terapung di belakang rumahnya.

Menerima informasi tersebut, Tim SAR Gabungan segera merespons dan pada pukul 05.00 WITA melakukan evakuasi korban ke RSUD DR. Sam Ratulangi Tondano guna dilakukan proses identifikasi.

Setibanya di rumah sakit pada pukul 06.15 WITA, tim medis bersama Tim SAR Gabungan melakukan identifikasi dan memastikan bahwa jenazah yang ditemukan adalah benar korban atas nama Kardo Dotulung.

Selanjutnya, pada pukul 07.50 WITA, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans Pos SAR Amurang.

Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan secara resmi diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih atas sinergi dan dedikasi yang diberikan selama proses pencarian.

Unsur-unsur yang terlibat dalam operasi SAR:

  1. Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Manado – 15 personil
  2. Polsek Kalas – 4 personil
  3. TNI AD – 3 personil
  4. BPBD Minahasa – 5 personil
  5. RAPI Minahasa – 8 personil
  6. Klabat Rangers
  7. USSU
  8. FKPA
  9. Polair Minahasa
  10. Pemerintah dan masyarakat setempat

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Manado, George L.M. Randang, S.IP., M.A.P., mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terlibat dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

“Terima kasih kepada seluruh unsur SAR dan masyarakat yang turut berpartisipasi. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan,” ucap George Randang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *