Forwatu Banten Jadikan Majlis Zikir sebagai Napas Perjuangan, Demi Cahaya Allah dan Keberkahan Rasulullah SAW

Agama, Banten, Berita, Nasional123 Dilihat

Banten LiputanBerita62.com – Forum Warga Bersatu (Forwatu) Banten menegaskan komitmennya untuk menjadikan majlis zikir sebagai napas perjuangan dalam setiap langkah gerakan sosial dan kebangsaannya. Bagi Forwatu, zikir bukan hanya amalan ibadah, melainkan sumber kekuatan spiritual agar setiap perjuangan senantiasa berpijar dalam cahaya Allah SWT dan keberkahan Rasulullah SAW.

Arwan Presidium Forwatu Banten menyampaikan, perjuangan warga tidak boleh hanya berdiri di atas kepentingan duniawi. Harus ada pondasi ruhani yang kokoh agar langkah tidak terjerumus pada kepentingan sesaat.
“Tanpa zikir, perjuangan mudah rapuh. Dengan zikir, hati menjadi kokoh, jalan semakin jelas, dan perjuangan Forwatu akan selalu terarah menuju ridha Allah,” ungkapnya 11/09/2025.

Sekretaris Forwatu, Aris Riswanto, menambahkan bahwa majlis zikir yang rutin digelar bukan hanya untuk mendekatkan diri kepada Allah, tetapi juga sebagai ruang mempererat ukhuwah, menumbuhkan solidaritas, dan menguatkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
“Zikir adalah cahaya. Dengan cahaya itu, langkah perjuangan Forwatu tidak hanya kuat di dunia, tetapi juga bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Zikir Forwatu, Ki Jalu Pamungkas, yang memimpin doa dalam majlis tersebut menegaskan bahwa zikir adalah benteng dan sumber kekuatan hakiki.
“Ketika lisan basah dengan zikir, hati akan bersih dari gelapnya dunia. Dengan doa dan zikir, insya Allah Forwatu akan senantiasa dilindungi Allah SWT, diberkahi perjuangannya, dan mendapat syafaat Rasulullah SAW,” tutur Ki Jalu penuh khidmat.

Dalam doa yang dipanjatkannya, Ki Jalu berucap:
“Ya Allah, jadikanlah langkah-langkah perjuangan Forwatu ini senantiasa Engkau ridhoi. Limpahkanlah keberkahan pada persaudaraan kami, kuatkan persatuan kami, jauhkan kami dari perpecahan, dan terangilah jalan perjuangan ini dengan cahaya-Mu serta syafaat Nabi-Mu tercinta, Muhammad SAW.”

Melalui napas zikir dan doa ini, Forwatu Banten menegaskan bahwa perjuangan sejati adalah yang berpadu antara ikhtiar lahir dan kekuatan batin, sehingga setiap gerakan sosial yang dilakukan membawa manfaat bagi umat sekaligus keberkahan dari Allah SWT.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *