KAYUUWI-MINAHASA |Liputanberita62.com. Usaha dan kerja keras selama enam hari, dari Tim SAR Gabungan, yang dipimpin oleh BASARNAS akhirnya pada siang tadi berhasil menemukan korban Queen Makal (10), yang sebelumnya remaja perempuan ini yang hanyut di Sungai Air Terjun Paris, Desa Kayuuwi, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada. Dalam siaran pers Kantor BASARNAS Manado dalam operasi kemanusiaan yang dipimpin langsung oleh Komandan Pos SAR Amurang BASARNAS Manado, Steven Lumowa, korban berhasil dievakuasi setelah pencarian intensif yang diperluas oleh tim gabungan.
“Korban ditemukan pada pukul 13.15 Wita di koordinat 1°13’20.77″N – 124°45’54.77″E. Tim langsung bergerak cepat melakukan evakuasi dari lokasi penemuan,” ujar Steven Lumowa.
Pencarian selama enam hari ini, tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). Dimana SRU 1 bertugas melakukan penyisiran menyusuri alur sungai sejauh kurang lebih 4 kilometer. Dan SRU 2 fokus menyisir dan memeriksa titik-titik alur sungai yang dicurigai.
Setelah berhasil dievakuasi dari sungai, jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Kawangkoan untuk penanganan medis lebih lanjut.
Pada pukul 17.10 Wita, jasad korban telah resmi diserahkan kepada pihak keluarga dan pemerintah setempat. Dengan ditemukannya korban, Steven Lumowa menyatakan bahwa Operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Secara terpisah, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Sulawesi Utara, George Mercy Randang, S.IP., M.A.P., menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada pihak keluarga korban.
“Kami menyampaikan turut prihatin dan berduka cita sedalam-dalamnya atas ditemukannya adik kita dalam kondisi meninggal dunia. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ungkap George.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ini. Dalam operasi ini melibatkan sinergi besar dari berbagai unsur, antara lain Tim Rescue Pos SAR Amurang, Kantor SAR Manado, BPBD Minahasa, TNI-Polri, SAR Komunitas Potensi, pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, relawan, mahasiswa, pramuka, RAPI, serta masyarakat setempat. (**)



































